Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bisnis Waralaba Masih Jadi Buruan Pelaku Usaha di Kota Bandung

IMG_20260206_105340.jpg
Pameran bisnis waralaba di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya sih...
  • IFBEX 2026 digelar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui penguatan sektor franchise atau waralaba, kemitraan, peluang usaha, lisensi, keagenan, sistem distribusi, dan brand pendukung bisnis.
  • IFBEX 2026 Bandung bertujuan membangun ekosistem bisnis waralaba, kemitraan, dan peluang usaha yang terintegrasi di Indonesia serta meningkatkan semangat kewirausahaan lewat kampus.
  • Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan mendukung penuh IFBEX 2026 karena mampu menstimulasi tumbuhnya wirausahawan baru di Indonesia dan berpotensi untuk berkembangnya pelaku usaha di tanah air.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Para pelaku usaha di Kota Bandung masih banyak memburu bisnis waralaba dalam awal berwirausaha maupun dalam pengembangan bisnis. Konsep yang lebih mudah dan sudah teratur membuat bisnis konsep ini banyak diburu.

Untuk memberikan kemudahan, Myevent Promosindo mengadakan pameran waralaba, International Franchise and Business Exchange Expo (IFBEX) 2026 yang digelar di Graha Manggala Siliwangi. Gelaran yang dilaksanakan sejak 6-8 Februari 2026 ini, menawarkan ekosistem bisnis waralaba, kemitraan, dan peluang usaha.

1. Makin banyak jenama bisnis yang telah berkembang

IMG_20260206_105432.jpg
Pameran bisnis waralaba di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

CEO Myevent Promosindo Asia, Karen Wiraraharja mengatakan, IFBEX 2026 digelar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui penguatan sektor franchise atau waralaba, kemitraan, peluang usaha, lisensi, keagenan, sistem distribusi, dan brand pendukung bisnis.

Di pilihnya Bandung dalam IFBEX karena kota ini dinilai punya potensi ekonomi yang sangat baik dan banyak produk lokal yang perlu didorong, untuk menjadi waralaba dan kemitraan skala nasional.

“Kami ingin menjadi jembatan antara para investor dengan brand potensial yang siap berkembang, juga untuk mendukung ekosistem waralaba yang lebih baik,” ujar Karen di pembukaan IFBEX 2026, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, IFBEX telah berkembang menjadi ekosistem bisnis terpadu yang mempertemukan pelaku usaha dari berbagai industri. Kegiatan ini diharapkan dihadiri semua kalangan, baik pelaku usaha, investor, karyawan yang ingin berbisnis, dan juga mahasiswa.

2. Ajang bertemu para investor

IMG_20260206_113817.jpg
Pameran bisnis waralaba di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Ketua Umum HIKPI dan CEO DK Consulting, Djoko Kurniawan menjelaskan, bahwa IFBEX 2026 ditujukan untuk membangun ekosistem bisnis waralaba, kemitraan, dan peluang usaha yang terintegrasi di Indonesia.

”Kami ingin agar pelaku bisnis bisa ikut pameran yang pas untuk memasarkan produk dan bertemu dengan investor yang tepat," ucapnya.

IFBEX 2026 Bandung tegas Djoko, bukan hanya sekedar acara pameran, tapi juga ingin meningkatkan semangat kewirausahaan lewat kampus. Ini terbukti dengan diadakannya Business Proposal Competion Young Entrepreneur.

3. Sektor UMKM beri dampak signifikan pada perekonomian

IMG_20260206_105409_1.jpg
Pameran bisnis waralaba di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sementara itu, Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan, Septo Soepriyatno mendukung penuh IFBEX 2026, karena mampu menstimulasi tumbuhnya wirausahawan baru di Indonesia. Berdasarkan data rasio pelaku usaha di Indonesia bau 3,26 persen. Masih jauh tertinggal dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang telah mencapai 8 persen.

"Kita ingin ke depan, sebagaimana tujuan menjadi negara maju di 2045, indeks kewirausahaan minimal di angka 10 sampai 12 persen," katanya.

Dia pun mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam IFBEX 2026 ini, dalam mengakselerasi bisnis waralaba di Indonesia, termasuk membidik pasar di luar negeri.

"Potensi untuk berkembangnya pelaku usaha di tanah air, waralaba khususnya go global itu sangat terbuka lebar dan di luar negeri sangat menyukai produk-produk dari Indonesia," ujarnya.

Saat ini Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Jabar 5,32 persen secara year on year di 2025, diakuinya akan semakin terdongkrak dengan adanya perluasan sektor UMKM. Terlebih Jabar diakuinya merupakan pasar potensial, dengan jumlah penduduk yang mencapai 51,7 juta jiwa.

Dalam acara IFBEX 2026, ditargetkan dihadiri 10 ribu pengunjung dan investor selama tiga hari penyelenggaraan, dengan menghadirkan 70 brand ternama dari berbagai industri.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Mulai 17 Februari 2026, Kemenag Jabar Pantau Hilal Ramadan di Sebelas Titik

07 Feb 2026, 14:35 WIBNews