Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Viral Hasna Pegawai Matahari, Ajak Difabel Tuli Lain Tetap Semangat

Viral Hasna Pegawai Matahari, Ajak Difabel Tuli Lain Tetap Semangat
Video Viral Hasna Jadi Pegawai Matahari, Ajak Difabel Tuli Lain Tetap Semangat. Dok Istimewa
Intinya Sih
  • Video viral Hasna Alifah Salsabila, pegawai difabel tuli di Matahari Bandung, mendapat dukungan luas dan menginspirasi banyak orang untuk tetap semangat bekerja meski memiliki keterbatasan.
  • Pihak Matahari menegaskan komitmennya terhadap inklusi melalui program Teman Difabel sejak 2023, yang memberi pelatihan, pendampingan, serta fasilitas komunikasi bagi karyawan difabel.
  • Disnaker Bandung mencatat sekitar 240 penyandang disabilitas telah bekerja di 64 perusahaan, sementara pemerintah kota terus mendorong peningkatan kesempatan kerja inklusif di berbagai sektor.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Beberapa hari ke belakang viral sebuah video yang memperlihatkan perempuan bernama Hasna Alifah Salsabila di Bandung mendatangi ibu pedagang kelontongan dan menyebut bahwa dia sudah bekerja di departement store Matahari. Video ini pun viral dan mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat.

Hasan melalui akun Tiktok @Hasnaalifahs kemudian mengunggah video bersama saudaranya Hasni Alifah atas unggahan yang viral tersebut. Dalam video tersebut, Hasna dan Hasni menyebut bahwa mereka sudah bekerja di Matahari tapi di tempat yang berbeda.

"Halo teman-teman saya Hasna kerja di Matahari Festival Citilink," ujar Hasna dalam unggahan video dilihat IDN Times, Jumat (27/2/2026).

"Aku Hasni kerja di Matahari BIP Bandung," sambung Hasni.

1. Mari saling memotivasi

WhatsApp Image 2026-02-27 at 10.13.00 AM.jpeg
Video Viral Hasna Jadi Pegawai Matahari, Ajak Difabel Tuli Lain Tetap Semangat. Dok Istimewa

Hasna pun kemudian berterimakasih atas dukungan semua pihak. Dia berharap apa yang didapatkanya dalam urusan pekerjaan bisa menjadi motivasi untuk semua orang khususnya penyandang disabilitas.

"Untuk semua yang tuli yang ada di Indonesia untuk terus tetap semangat,"paparnya.

2. Matahari rekrut pegawai difabel sejak 2023

Matahari Departement Store (Dok. Matahari)
Matahari Departement Store (Dok. Matahari)

Sementara itu, pihak Matahari pun memberikan tanggapan terkait video yang viral tersebut. Perusahaan melihat begitu banyak dukungan dan pesan baik yang diunggah di media sosial terkait Hasna dan Ardelia, Teman Difabel Matahari dalam beberapa hari terakhir.

"Ini sungguh berarti bagi kami dan teman-teman difabel di Matahari. Apresiasi kami atas dedikasi dan semangat keduanya yang telah menginspirasi banyak orang, termasuk kami sesama rekan di Matahari," kutip IDN dalam unggahan di Instagram @Matahari.

Sejak 2023, Matahari telah berjalan bersama teman-teman difabel melalui program Teman Difabel yang terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjalanan kami hingga hari ini. Para Teman Difabel didukung dengan seragam dan kartu khusus untuk membantu komunikasi dengan pelanggan, didampingi oleh buddy, serta mendapatkan pelatihan dalam menjalankan perannya.

"Teman Difabel merupakan komitmen jangka panjang dan turut membantu menjadi pengingat bagi kami dalam membangun budaya bersyukur. Kami akan terus belajar untuk menjadi lebih baik setiap harinya dalam menjaga lingkungan kerja yang ramah dan inklusif," kutip IDN Times dari siaran pers tersebut.

3. Ratusan penyandang disabilitas Bandung sudah bekerja formal

Logo unit layanan disabilitas DISNAKER Kota Makassar
Logo unit layanan disabilitas DISNAKER Kota Makassar

Saat ini Disnaker Kota Bandung, terus mendorong agar perusahaan swasta bisa mempekerjakan penyandang disabilitas minimal 1 persen dari total karyawan dan untuk instansi pemerintahan sebesar 2 persen. Data pada pertengahan 2025, ada sekitar 240 penyandang disabilitas telah bekerja di 64 perusahaan di Kota Bandung.

Mayoritas penyandang disabilitas yang saat ini telah mendapatkan pekerjaan tersebut, yakni penyandang disabilitas fisik ringan yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia industri.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pihaknya akan menyiapkan lapangan pekerjaan di berbagai sektor bagi para penyandang penyandang disabilitas karena mereka juga harus mendapat perhatian dari Pemerintah.

"Lapangan pekerjaan buat disabilitas dua persen, tapi tantangannya bukan penyediaan lapangan pekerjaan untuk disabilitas, tapi keberlanjutan konsistensi bahwa sosok atau disabilitas yang bekerja itu terus bertahan di pekerjaan tersebut," kata Farhan beberapa waktu lalu.

Menurut Farhan, selama ini memang tidak mudah bertahan di pekerjaan dalam keadaan yang disabilitas, sehingga mereka harus diberikan kesempatan yang luas.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More