Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Truk Terguling di Nagreg, Lalin dari Bandung Diarahkan ke Garut Kota

Kab. Garut
Truk Terguling di Nagreg, Lalin dari Bandung Diarahkan ke Garut Kota
IDN Times/Istimewa
Share Article

Bandung, IDN Times - Sebuah truk fuso terguling di kawasan Cagak Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (19/6/2023). Akibat kejadian ini lalu lintas dari arah Kota Bandung diarahkan seluruhnya melintas ke Kota Garut.

Kanitlantas Polsek Nagreg Ipda Tatang Saprudin mengatakan truk itu terguling di lokasi tersebut sekitar pukul 03.25 WIB. Namun hingga pagi hari pukul 08.30 WIB, truk tersebut menurutnya masih menutup keseluruhan bagian jalan.

"Itu berdasarkan keterangan awal, katanya remnya tidak berfungsi, rem blong," kata Tatang saat dihubungi wartawan dari Bandung.

  1. 1. Kendaraan dipastikan tidak bisa melintas

    IDN Times/Galih Persiana
    IDN Times/Galih Persiana

    Akibat kecelakaan itu pihak kepolisian pun memberlakukan pengalihan arus sementara dari arah Bandung menuju ke arah pusat kota Garut. Karena jalur yang menuju ke kawasan Tasikmalaya sepenuhnya tertutup oleh truk itu.

    "Ini masih menunggu untuk evakuasi, sementara jalurnya kita arahkan ke Garut," katanya.

  2. 2. Truk angkut muatan keramik

    IDN Times/Debbie Sutrisno
    IDN Times/Debbie Sutrisno

    Menurutnya truk berjenis Fuso yang memiliki nomor polisi D 9155 AB itu bermuatan keramik. Truk itu sedang melakukan perjalanan dari Purwakarta menuju ke Garut.

    Adapun kontur jalan di kawasan Cagak Nagreg itu menurun dari beberapa ratus meter sebelumnya. Setibanya di lokasi, kata dia, sopir yang bernama Asep Kurnia itu tidak bisa mengendalikan truk karena rem blong.

    "Nggak ada korban, hanya sopir saja mengalami luka ringan," kata Tatang.

  3. 3. Pembersihan material masih dilakukan

    IDN Times/Debbie Sutrisno
    IDN Times/Debbie Sutrisno

    Sejauh ini, menurutnya polisi pun masih menunggu truk pengganti atas truk yang terguling itu untuk kembali mengangkut muatan keramik. Menurutnya polisi pun dibantu oleh warga sekitar guna membersihkan material keramik.

    "Karena belum ada mobil penggantinya dari Purwakarta, belum sampe. Jadi keramik-keramik kita ke pinggirin dulu," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More