Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

GrabAcademy Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan bagi Mitra

Kota Bandung
GrabAcademy Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan bagi Mitra
GrabAcademy Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan bagi Mitra (Dok. Grab)
  • Grab Indonesia meluncurkan GrabAcademy sebagai wadah “Mitra Naik Kelas” bagi pengemudi dan merchant, memperluas pelatihan dasar menjadi peluang pengembangan keterampilan serta pilihan karier.
  • Program ini menyediakan lima jalur: transisi GrabBike ke GrabCar, usaha merchant, beasiswa, kreator, dan instruktur; hingga Juli 2026, ribuan mitra telah memanfaatkan masing-masing jalur.
  • GrabAcademy juga melatih merchant dalam pengelolaan usaha dan teknologi, sementara kolaborasi Universitas Terbuka serta GrabScholar memperluas akses pendidikan bagi mitra dan keluarga mereka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times – Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia dimanfaatkan Grab Indonesia untuk memperluas peluang pengembangan bagi Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant. Melalui GrabAcademy, para mitra didorong untuk meningkatkan keterampilan sekaligus menjajaki berbagai peluang baru sesuai kebutuhan dan aspirasi masing-masing.

GrabAcademy sebelumnya hadir sebagai pustaka video pelatihan dasar bagi Mitra Pengemudi sejak 2018. Kini, program tersebut diperluas menjadi wadah “Mitra Naik Kelas” yang menyediakan jalur pengembangan mulai dari transisi ke layanan roda empat, merintis usaha, menjadi kreator, instruktur, hingga melanjutkan pendidikan.

Sepanjang 2025, GrabAcademy telah diakses lebih dari 1,15 juta Mitra Pengemudi. Sebanyak lebih dari 204 ribu di antaranya telah menyelesaikan seluruh modul wajib yang tersedia dalam platform pembelajaran tersebut.

Peluncuran GrabAcademy menjadi bagian dari rangkaian “Grab Bersinergi: Selamanya Melaju, Selamanya Bersatu” dalam menyambut Hari Kemerdekaan. Program ini juga menjadi kelanjutan komitmen “Grab untuk Indonesia” senilai lebih dari Rp100 miliar yang diumumkan pada awal 2026.

  1. 1. GrabAcademy buka peluang mitra untuk naik kelas

    GrabAcademy Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan bagi Mitra (Dok. Grab)
    GrabAcademy Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan bagi Mitra (Dok. Grab)

    Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengatakan pengembangan kapasitas mitra tidak harus dimaknai sebagai upaya meninggalkan profesi yang selama ini dijalani. Menurutnya, konsep “naik kelas” dapat diartikan sebagai upaya memperluas kemampuan dan pilihan bagi setiap individu.

    “Pada hakikatnya, setiap pekerjaan yang dijalankan secara baik dan bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan keluarga merupakan pekerjaan yang mulia, termasuk profesi sebagai Mitra Pengemudi. Sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pengakuan Mitra Pengemudi ojek online roda dua sebagai pengusaha mikro transportasi online, semangat ‘naik kelas’ tidak semestinya dimaknai sebagai keharusan untuk meninggalkan profesi yang dijalani, melainkan sebagai upaya memperluas kapasitas dan pilihan agar mereka dapat terus berkembang sesuai aspirasi masing-masing," kata Maman, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Jumat (21/78/2026).

    Sementara itu, Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan GrabAcademy dirancang untuk memberikan kesempatan bagi para mitra agar dapat terus belajar dan menemukan jalur pengembangan yang relevan dengan kebutuhan mereka.

    “Semangat kemerdekaan mengingatkan kita bahwa setiap orang, termasuk Para Mitra Pengemudi dan Mitra Merchant perlu memiliki kesempatan untuk terus berkembang. GrabAcademy hadir untuk memberikan ruang agar setiap Mitra Pengemudi dapat terus bertumbuh dan memperjuangkan harapannya dengan cara yang paling relevan bagi dirinya," kata Neneng.

    "Kami ingin membuka Peluang Tanpa Batas bagi para mitra untuk belajar, mencoba hal baru, dan memanfaatkan ekosistem Grab sebagai sumber peluang penghidupan yang semakin beragam,” ujanya.

  2. 2. Lima jalur pengembangan disiapkan bagi Mitra Pengemudi

    ilustrasi membeli makanan secara online (unsplash.com/Grab)
    ilustrasi membeli makanan secara online (unsplash.com/Grab)

    Program Mitra Naik Kelas menyediakan lima jalur pengembangan, yakni Mitra Melaju, Mitra Pengusaha, Beasiswa Mitra, Mitra Kreator, dan Mitra Instruktur. Hingga 13 Juli 2026, sebanyak 6.598 Mitra Pengemudi telah bertransisi dari GrabBike ke GrabCar melalui jalur Mitra Melaju, termasuk dengan memanfaatkan program sewa kendaraan.

    “Ketika ingin beralih ke GrabCar, salah satu tantangan terbesar bagi saya adalah akses terhadap kendaraan roda empat. Melalui GrabAcademy, saya memperoleh informasi mengenai proses dan persiapan yang dibutuhkan, sekaligus kesempatan mengakses kendaraan melalui program sewa. Akses ini menjadi modal awal bagi saya untuk mengambil langkah baru tanpa harus terlebih dahulu memiliki mobil sendiri. Kini,” ujar Erna Junita, Mitra Pengemudi yang beralih dari GrabBike ke GrabCar.

    Selain itu, jalur Mitra Pengusaha telah membantu 19.368 Mitra Pengemudi bertransisi menjadi Mitra Merchant sepanjang 2026. Sementara jalur lain juga mencakup akses pendidikan bagi 4.732 mitra dan anak mitra, pelatihan kreator yang telah diselesaikan 14.721 mitra, serta jalur Mitra Instruktur yang telah menarik minat lebih dari 1.100 Mitra Pengemudi.

    “Saya memulai perjalanan sebagai Mitra Pengemudi dan kemudian mencoba mengembangkan usaha kuliner. Materi pembelajaran dan ekosistem Grab membantu saya memahami langkah-langkah untuk memulai usaha, memperoleh akses pemodalan, serta menjangkau lebih banyak pelanggan. Menjadi Mitra Merchant membuka pilihan baru bagi saya,” kata Daniel Tomeke, Mitra Pengemudi sekaligus Mitra Merchant Grab.

  3. 3. Pelatihan juga diperluas untuk pengembangan usaha merchant

    GrabAcademy Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan bagi Mitra (Dok. Grab)
    GrabAcademy Diluncurkan, Buka Lima Jalur Pengembangan bagi Mitra (Dok. Grab)

    GrabAcademy juga menyediakan berbagai materi pembelajaran bagi Mitra Merchant, mulai dari pengelolaan toko, pesanan dan menu, promosi, periklanan, ulasan pelanggan, keuangan, media sosial, hingga pemanfaatan teknologi. Sepanjang 2025, kelas reguler daring telah menjangkau sekitar 14 ribu Mitra Merchant, sementara pelatihan tatap muka telah diikuti sekitar 1.200 peserta, termasuk di Bandung.

    Kolaborasi Grab dengan Universitas Terbuka juga membuka akses pendidikan tinggi bagi mitra. Selain Beasiswa Mitra, program GrabScholar sejak 2022 telah menjangkau lebih dari 5.700 penerima manfaat dengan total bantuan pendidikan mencapai Rp25,8 miliar.

    “Bagi Universitas Terbuka, pendidikan tinggi bukan sekadar kesempatan untuk memperoleh gelar, melainkan instrumen penting untuk membuka mobilitas sosial, meningkatkan kapasitas diri, dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi setiap warga negara. Kolaborasi dengan Grab melalui program beasiswa bagi Mitra Pengemudi merupakan wujud nyata bagaimana perguruan tinggi dan dunia usaha dapat bersama-sama memperluas daya jangkau pendidikan tinggi,” ujar Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ali Muktiyanto.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More