Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Transformasi Platinum Wahab Nusantara Mulai Terlihat, Kerugian Turun Signifikan
Transformasi Bisnis PWN Mulai Terlihat, Kerugian Turun Signifikan (Dok. IDN Times)
  • PWN berhasil menekan kerugian hingga 74% sepanjang 2025 berkat efisiensi operasional dan perubahan arah bisnis menuju model yang lebih scalable serta berkelanjutan.
  • Perusahaan memperluas lini usaha ke segmen daging beku dan olahan, menciptakan sumber pendapatan baru dari pasar B2B dan modern retail dengan margin yang lebih stabil.
  • PWN memperkuat fondasi pertumbuhan melalui optimalisasi rantai pasok dan peningkatan kapasitas persediaan untuk mendukung ekspansi serta menjaga momentum perbaikan kinerja di tahun berikutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (PWN) mencatatkan perkembangan positif setelah menjalankan transformasi bisnis sepanjang 2025. Perusahaan yang dikenal melalui brand minuman TEGUK ini berhasil menekan kerugian hingga 74 persen secara year-on-year (YoY).

Perbaikan kinerja tersebut terjadi seiring dengan langkah efisiensi operasional dan perubahan arah bisnis yang lebih berfokus pada model usaha yang scalable dan berkelanjutan. Transformasi ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat fondasi bisnis di tengah dinamika industri makanan dan minuman.

Selain melakukan penataan operasional, perusahaan juga mulai mengembangkan lini bisnis baru di luar ritel gerai. Salah satu yang mencatatkan kontribusi signifikan adalah segmen daging beku (frozen meat) yang menghasilkan pendapatan Rp32,8 miliar pada 2025.

Di sisi lain, segmen minuman tetap menjadi bagian penting dalam portofolio bisnis PWN dengan kontribusi sebesar Rp8,6 miliar. Kombinasi berbagai lini usaha ini menjadi salah satu faktor yang membantu perusahaan memperbaiki kinerja keuangan secara keseluruhan.

1. Efisiensi operasional menjadi langkah awal transformasi

Transformasi Bisnis PWN Mulai Terlihat, Kerugian Turun Signifikan (Dok. IDN Times)

Sepanjang 2025, PWN melakukan restrukturisasi operasional secara disiplin. Langkah ini mencakup optimalisasi jaringan usaha, penutupan titik penjualan yang tidak produktif, serta pengendalian biaya secara menyeluruh.

Upaya tersebut dilakukan untuk memperbaiki efisiensi bisnis sekaligus memastikan setiap aset yang dimiliki perusahaan dapat bekerja secara optimal dalam menghasilkan pendapatan.

Direktur PT Platinum Wahab Nusantara Tbk, Maulana Hakim, menyebut bahwa tahun 2025 menjadi periode penting bagi perusahaan untuk menata kembali strategi bisnis.

“Tahun 2025 merupakan periode krusial bagi PT PWN untuk melakukan re-strategize. Fokus kami bukan lagi sekadar ekspansi jumlah gerai, melainkan memaksimalkan produktivitas per aset dan memangkas biaya non-esensial demi mencapai bottom-line yang lebih kuat,” ujar Maulana Hakim, dalam siaran pers yang diterima IDN Times (8/4/2026).

2. Diversifikasi bisnis dorong sumber pendapatan baru

Ilustrasi kenaikan nilai / profit (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Selain efisiensi operasional, PWN juga melakukan diversifikasi bisnis dengan memperluas lini usaha ke segmen frozen meat dan processed food. Langkah ini menandai pergeseran bertahap dari model bisnis berbasis ritel menuju penguatan produk dan distribusi.

Melalui lini bisnis baru tersebut, perusahaan kini mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk segmen business-to-business (B2B) seperti industri katering, perhotelan, serta jaringan perdagangan modern.

Diversifikasi ini dinilai menjadi strategi penting untuk menciptakan struktur pendapatan yang lebih stabil sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.

“Penambahan lini bisnis daging beku (frozen meat) dan olahan (processed food) adalah langkah strategis kami untuk mendiversifikasi pendapatan. Ekspansi ini memungkinkan penetrasi ke pasar B2B dan modern retail jauh lebih cepat dengan margin yang lebih stabil dalam jangka panjang,” tutur Maulana Hakim.

3. Perseroan siapkan fondasi untuk pertumbuhan berikutnya

Transformasi Bisnis PWN Mulai Terlihat, Kerugian Turun Signifikan (Dok. IDN Times)

Untuk mendukung ekspansi di masa depan, PWN juga memperkuat kesiapan operasional melalui optimalisasi rantai pasok dan peningkatan kapasitas persediaan. Langkah ini dilakukan agar perusahaan dapat merespons kebutuhan pasar dengan lebih fleksibel.

Dengan strategi tersebut, manajemen menilai bahwa transformasi yang dijalankan saat ini telah memberikan fondasi yang lebih kuat bagi perusahaan.

“Kami optimistis dapat melanjutkan momentum perbaikan ini pada 2026 dengan fokus pada kualitas pendapatan, pengembangan channel distribusi, serta optimalisasi portofolio produk,” kata Maulana Hakim.

Ke depan, PWN menargetkan pertumbuhan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan. Dengan strategi transformasi yang terus dijalankan, perusahaan berharap dapat memperkuat posisi di industri makanan dan minuman sekaligus menuju fase profitabilitas yang lebih stabil.

Editorial Team