Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Investasi Malaysia di Jabar Capai Rp44 T, Enam Proyek Baru Ditawarkan

Investasi Malaysia di Jabar Capai Rp44 T, Enam Proyek Baru Ditawarkan
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemerintah Jawa Barat menawarkan enam proyek strategis kepada investor Malaysia dan ASEAN dalam SIBS 2026, mencakup sektor kedirgantaraan, industri, ekonomi kreatif, energi, transportasi, dan pendidikan vokasi.
  • Dalam tiga tahun terakhir, investasi Malaysia di Jawa Barat mencapai sekitar Rp44 triliun dengan realisasi terbesar pada sektor industri pengolahan serta informasi dan komunikasi.
  • Proyek unggulan meliputi Kertajati Aerospace Park, Grand Kertajati Aerocity, PLTS Terapung Sadawarna, hingga LRT Kabupaten Bandung yang ditujukan memperkuat ekosistem ekonomi dan konektivitas wilayah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menawarkan enam proyek strategis kepada investor Malaysia dan negara ASEAN dalam Selangor International Business Summit (SIBS) yang digelar di Pullman Bandung Grand Central, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (9/7/2026).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, peluang investasi yang dipromosikan mencakup sektor kedirgantaraan, kawasan industri, ekonomi kreatif, energi, transportasi, hingga pendidikan vokasi.

"Melalui SIBS 2026, Jawa Barat menghadirkan peluang investasi strategis pada sektor-sektor prioritas yang memiliki prospek pertumbuhan tinggi dan siap dikembangkan bersama mitra internasional," kata Dedi Taufik.

1. Selama tiga tahun terkahir realisasi investasi Malaysia di Jabar sangat tinggi

Ilustrasi investasi. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi investasi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Dedi menjelaskan, promosi investasi tersebut didukung eratnya hubungan ekonomi antara Jawa Barat dan Malaysia. Dalam tiga tahun terakhir, realisasi investasi Malaysia di Jawa Barat mencapai sekitar Rp44 triliun.

Sedangkan, pada 2025, investasi asal Malaysia tercatat sebesar Rp25,7 triliun yang tersebar pada sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, perdagangan, pertanian, kehutanan, perikanan, hingga jasa lainnya.

Karena itu, SIBS 2026 menjadi momentum penting untuk memperluas kerja sama sekaligus menarik investasi baru dari Negeri Jiran.

2. Proyek BIJB ditawarkan ke investor Malaysia

IMG_20250613_160406.jpg
Pintu masuk BIJB Kertajati Majalengka (Inin Nastain/IDN Times)

Salah satu proyek unggulan yang ditawarkan adalah pengembangan kawasan Kertajati Aerospace Park dan Mixed Use Commercial Area sebagai bagian dari penguatan ekosistem Bandara Internasional Kertajati.

Kawasan itu diproyeksikan menjadi pusat industri kedirgantaraan dan logistik baru di Indonesia. Selain itu, Pemprov Jabar juga menawarkan proyek Grand Kertajati Aerocity Commercial and Industrial Area yang dirancang menjadi kawasan bisnis dan industri terintegrasi di wilayah Rebana Metropolitan.

Kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

3. SIBS 2026 diharapkan menjadi sarana untuk mempererat kerja sama Jawa Barat dan Malaysia

IMG_20251208_130351.jpg
BIJB Kertajati (inin nastain/IDN Times)

Kemudian, di sektor ekonomi kreatif, Jawa Barat mempromosikan potensi investasi pada Agate International sebagai perusahaan pengembang gim nasional, serta proyek film animasi "Super Neli The Movie: An Indonesia Story With Global Potential" yang dipersiapkan untuk menembus pasar internasional.

Sektor energi dan utilitas, pemerintah menawarkan proyek Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Cirebon Raya serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Bendungan Sadawarna guna mendukung transisi energi dan pembangunan berkelanjutan.

Untuk sektor transportasi, proyek Bandung Metropolitan Urban Railways dan LRT Kabupaten Bandung juga dipromosikan sebagai solusi mobilitas kawasan metropolitan Bandung yang terus berkembang.

Adapun pada sektor pendidikan, Jawa Barat membuka peluang investasi untuk pengembangan Politeknik Manufakturing Bandung Kampus Majalengka guna memperkuat pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri.

Dedi berharap kehadiran proyek-proyek tersebut dapat menarik minat investor baru sekaligus memperkuat hubungan ekonomi antara Jawa Barat dan Malaysia.

"SIBS 2026 diharapkan menjadi sarana untuk mempererat kerja sama Jawa Barat dan Malaysia, khususnya di bidang ekonomi, investasi, perdagangan, pariwisata, serta pengembangan sektor strategis lainnya," ujar Dedi.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More