PNS Asal KBB Hilang di Hutan Subang Saat Cari Burung, Tim SAR Bergerak

- Seorang PNS asal Kabupaten Bandung Barat bernama Karman dilaporkan hilang di Hutan Desa Bunihayu, Subang, saat mencari burung dan belum kembali sejak awal pekan.
- Kantor SAR Bandung menerima laporan dari Damkar Subang pada Kamis pagi dan segera mengirim tim rescue setelah berkoordinasi dengan Polsek Jalancagak untuk memastikan validitas informasi.
- Operasi pencarian melibatkan Basarnas, Polsek Jalancagak, Damkar Subang, dan Balai Pengembangan Ternak dengan dukungan peralatan lengkap termasuk drone UAV untuk menyisir area hutan.
Bandung, IDN Times - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian seorang pegawai negeri sipil (PNS) asal Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang dilaporkan hilang saat mencari burung di kawasan Hutan Desa Bunihayu, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang.
Korban diketahui bernama Karman (54 tahun), warga Komplek Mekarsari, Kampung Cibedug, RT 05/RW 14, Kelurahan Cikole, Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan informasi yang diterima Kantor SAR Bandung, korban pergi mencari burung pada awal pekan ini dan hingga kini belum kembali.
1. Tim SAR Bandung langsung bergerak

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan mereka menerima laporan mengenai orang hilang tersebut pada Kamis (9/7/2026) pukul 06.54 WIB dari Damkar Subang.
"Setelah dilakukan koordinasi dengan Polsek Jalancagak dan dipastikan informasi tersebut valid, kami segera memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian," kata Ade dalam keterangannya.
2. Pencarian dilakukan secara terpadu

Ade mengatakan, tim SAR langsung diterjunkan setelah laporan diterima dan diverifikasi bersama unsur di lapangan untuk kemudian dilakukan pencarian secara terpadu sesuai dengan SOP.
"Pencarian akan dilakukan secara terpadu bersama seluruh unsur SAR yang terlibat dengan mengutamakan keselamatan personel serta memaksimalkan seluruh potensi yang ada agar survivor dapat segera ditemukan," ujarnya.
3. Pencarian akan terus dilakukan sampai Karman ditemukan

Dalam operasi tersebut, Kantor SAR Bandung mengerahkan lima personel rescue yang dilengkapi Rescue Car Double Cabin, alat pelindung diri (APD), satu set peralatan jungle rescue, alat komunikasi, serta satu unit drone UAV untuk mendukung pencarian di area hutan.
Operasi SAR melibatkan Basarnas Kantor SAR Bandung, Polsek Jalancagak, Damkar Subang, dan Balai Pengembangan Ternak. Hingga saat ini, proses pencarian terhadap Karman masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.



















