Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tol Bocimi 3 Dibuka Saat Mudik, Polisi Waspadai Macet Titik Baru

Tol Bocimi 3 Dibuka Saat Mudik, Polisi Waspadai Macet Titik Baru
Titik macet di Cibolang saat tol Bocimi seksi 3 beroperasi (IDN Times/Siti Fatimah)
Intinya Sih
  • Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas jelang mudik Lebaran seiring pengoperasian fungsional Tol Bocimi Seksi 3, dengan exit tol dialihkan ke wilayah Karangtengah, Kota Sukabumi.
  • Arus kendaraan dari Cisaat menuju Parungkuda berpotensi dialihkan ke Jalan Lingkar Selatan untuk menghindari perpotongan arus dan mengurangi kemacetan di kawasan perbatasan Sukabumi.
  • Kepolisian menyiapkan skema one way, contra flow, serta pembatasan kendaraan sumbu tiga guna menjaga kelancaran arus mudik dan mencegah kepadatan di titik rawan seperti Parungkuda dan Cibadak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sukabumi, IDN Times - Kepolisian menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas menyusul rencana pengoperasian fungsional Tol Bocimi Seksi 3 saat arus mudik Lebaran. Salah satu perhatian utama berada di jalur keluar tol yang akan diarahkan ke wilayah Karangtengah, Kota Sukabumi.

Polisi memprediksi adanya potensi kepadatan kendaraan di beberapa titik, terutama di kawasan perbatasan Sukabumi Kota dan Kabupaten Sukabumi.

1. Exit tol dialihkan ke Karangtengah

Polisi saat berbincang dengan sopir yang menunggu pembukaan Jalan Tol Bocimi (IDN Times/Istimewa)
Polisi saat berbincang dengan sopir yang menunggu pembukaan Jalan Tol Bocimi (IDN Times/Istimewa)

Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota, AKP Haga Deo Harefa mengatakan, pengoperasian fungsional Tol Bocimi Seksi 3 sudah disepakati oleh Korlantas Polri dan Dirlantas Polda Jawa Barat. Namun, kendaraan yang keluar dari tol tidak diarahkan ke Cibolang seperti rencana awal.

“Exit tol Bocimi 3 akan dilaksanakan secara fungsional dan keluarnya nanti di wilayah Karangtengah, bukan di Cibolang karena beberapa hal yang belum memungkinkan,” kata Haga, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, kawasan Cibolang memiliki potensi kerawanan lalu lintas karena menjadi titik perbatasan wilayah hukum Polres Sukabumi Kota dan Polres Sukabumi.

2. Kendaraan dari Cisaat berpotensi dialihkan ke Lingkar Selatan

Kendaraan yang antre saat Tol Bocimi seks 2 akan dibuka (IDN Times/Istimewa)
Kendaraan yang antre saat Tol Bocimi seks 2 akan dibuka (IDN Times/Istimewa)

Untuk mengantisipasi kemacetan, polisi telah menyiapkan sejumlah rencana kontinjensi atau contingency plan (CB). Salah satunya dengan mengalihkan arus kendaraan dari arah Cisaat menuju Parungkuda ke Jalan Lingkar Selatan.

“Kendaraan dari arah Cisaat yang hendak menuju Parungkuda kemungkinan akan dialihkan ke Jalan Lingkar Selatan untuk berputar di U-turn pertama atau kedua,” ujarnya.

Rekayasa ini dilakukan untuk menghindari perpotongan arus kendaraan dari arah Parungkuda menuju Kota Sukabumi. Dengan skema tersebut, kendaraan dari Cisaat diarahkan masuk ke Lingkar Selatan sehingga arus dari Parungkuda tetap bisa melaju tanpa hambatan.

3. Polisi siapkan skema one way hingga contra flow

Penerapan one way nasional. (Dok. IDN Times)
Penerapan one way nasional. (Dok. IDN Times)

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo menyatakan pihaknya telah mengantisipasi berbagai kemungkinan kepadatan kendaraan selama masa mudik.

Ia menyebut koordinasi lintas wilayah terus dilakukan dengan kepolisian di daerah sekitar guna memastikan kelancaran arus lalu lintas.

“Kami sudah menyiapkan langkah-langkah apabila terjadi kemacetan, termasuk penebalan pasukan dan penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way maupun contra flow, disesuaikan dengan tingkat kerawanan di lapangan,” kata Sentot.

4. Kendaraan sumbu tiga bakal dibatasi saat arus mudik

IMG_9569.jpeg
Truk sumbu tiga disetop di Jalan Jalur Lingkar Selatan Sukabumi (IDN Times/Siti Fatimah)

Selain rekayasa lalu lintas, polisi juga akan membatasi kendaraan berat selama periode mudik. Kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih akan ditahan jika kondisi lalu lintas di kawasan Parungkuda sudah terlalu padat.

“Kendaraan sumbu tiga atau lebih akan kita tahan di wilayah Lingkar Selatan. Kalau masih ada yang lolos, pemberhentian juga bisa dilakukan di sekitar Pos PJR Cibolang,” kata Haga.

Langkah ini dilakukan untuk mengurangi beban kendaraan di jalur Parungkuda hingga Cibadak. Ia menambahkan pembatasan kendaraan sumbu tiga selama masa mudik sudah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang akan segera disosialisasikan kepada masyarakat.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More