Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

SMKN 2 Bandung Diserbu 3.600 Pendaftar, Jurusan Mesin Paling Diminati

SMKN 2 Bandung Diserbu 3.600 Pendaftar, Jurusan Mesin Paling Diminati
ilustrasi teknik mesin (pexels.com/Kateryna Babaieva)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • SMKN 2 Bandung menerima 3.600 pendaftar pada SPMB 2026, dengan 619 kursi sudah terisi dari total kuota 648 untuk 18 kelas.
  • Jurusan Teknik Mesin menjadi favorit dengan tujuh kelas dan memiliki kerja sama industri internasional bersama PT Safran, meningkatkan peluang kerja lulusan.
  • Pelaksanaan SPMB tahap satu berjalan lancar berkat layanan panitia yang siaga hampir 24 jam, sementara tahap dua akan dibuka kembali mulai akhir Juni hingga awal Juli 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Minat orang tua Calon Murid Baru (CMB) dalam mendaftarkan anaknya ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri masih tinggi. seperti di SMKN 2 Bandung yang sudah menerima banyak murid dari gelaran Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026.

Wakasek Bidang Hubinmas dan Ketua PPID SMKN 2 Bandung, Agus Salim mengatakan, selama proses PCMB sudah ada 619 kursi yang terisi dari kuota 648 untuk 18 rombongan belajar (kelas), sementara sisanya saat ini masih berproses dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

"Untuk SPMB tahap satu tercatat ada 1.503 calon siswa yang memilih SMKN 2 Bandung sebagai pilihan pertama. Jika ditotal dari pilihan 1, 2, dan 3, jumlahnya mencapai 3.600 pendaftar," ujar Agus saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026).

1. Jurusan Teknik Mesin paling banyak diminati

ilustrasi teknik mesin (pexels.com/@pixabay)
ilustrasi teknik mesin (pexels.com/@pixabay)

Agus mengakui, animo orang tua murid dalam menyekolahkan anaknya ke SMKN 2 Bandung masih tinggi. Menurut dia hal ini dikarenakan banyak jurusan yang sesuai dengan keinginan dari CMB dan nilai lebihnya SMKN 2 Bandung sudah bekerja sama dengan beberapa industri untuk menampung lulusan.

Adapun SMKN 2 Bandung memiliki enam jurusan yakni, Teknik Pemesinan (termasuk Teknik Desain Gambar Mesin), Teknik Pengelasan, PPLG (Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim), DKV (Desain Komunikasi Visual), Animasi, TKJT (Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi).

"Jurusan Teknik Mesin memiliki peminat paling banyak dengan total tujuh kelas. Hal ini karena sejarah kami sebagai STM 1 yang kuat di bidang mesin, sehingga sangat dikenal oleh perusahaan.

Jurusan Teknik Mesin, kata Agus juga memiliki kelas industri bertaraf internasional. Sehingga, minat untuk jurusan ini masih terus tinggi setiap tahunnya.

"Saat ini kami memiliki Kelas Industri untuk Teknik Mesin yang bekerja sama dengan PT Safran, perusahaan penyuplai suku cadang pesawat terbang seperti Boeing. Inilah yang membuat lulusan kami memiliki daya serap kerja yang sangat baik," kata dia.

2. Minim aduan karena panitia SPMB gemuk

IMG-20250611-WA0039.jpg
Suasana SPMB SMKN 1 Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Selama gelaran SPMB tahap satu dari 15-20 Juni, aduan orang tua di SMKN 1 Bandung tergolong minim. Agus mengungkapkan, hal itu dikarenakan panitia untuk gelaran SPMB tahun ini lebih penuh dan pelayanan dibuka 24 jam.

"Bapak Kepala Sekolah menginstruksikan jumlah panitia yang cukup besar. Untuk operator verifikasi saja lebih dari 10 orang, pelayanan informasi 6 orang per hari, dan tim PPID 2 orang," kata dia.

"Kami menyediakan layanan offline bagi orang tua yang datang langsung, serta hotline service via WhatsApp yang siaga hampir 24 jam untuk merespons cepat pertanyaan masyarakat," jelasnya.

3. Minta orang tua tidak panik karena ada SPMB tahap dua

IMG_20250610_104413.jpg
SPMB di SMAN 3 Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Meski begitu, Agus meminta agar orang tua yang hendak mendaftarkan anaknya ke SMKN 2 Bandung tetap tenang karena masih ada proses SPMB tahap dua sampai Juli mendatang, dan yang sudah lolos tahap satu diharapkannya nantinya bisa langsung daftar ulang.

"Segala sesuatu masih bisa berubah, misalnya jika ada siswa yang mengundurkan diri, posisi tersebut bisa terisi kembali. Jadi, masyarakat jangan pesimis, tetap optimis, dan terus berdoa karena proses pergeseran data masih sangat memungkinkan," kata dia.

Sebagai informasi, calon murid baru yang telah terpetakan pada SPMB Tahap 1 diwajibkan mengikuti proses daftar ulang pada 26 dan 29 Juni 2026 di sekolah tujuan masing-masing. Selanjutnya, SPMB Tahap 2 akan dibuka pada 30 Juni serta 1, 2, 3, dan 6 Juli 2026 untuk memberikan kesempatan kepada calon murid yang belum terpetakan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More