Puskesmas Palabuhanratu Kebanjiran, 10 Bidan-Pasien Dievakuasi

- Hujan di Sukabumi sejak Minggu hingga Senin menyebabkan banjir di Puskesmas Palabuhanratu.
- 10 orang terjebak di dalam Puskesmas dievakuasi, termasuk 2 bidan, 2 perawat, 2 petugas kesehatan, 1 pasien bersalin, dan 3 keluarga pasien.
- Koordinator Pos SAR Sukabumi mengimbau warga agar waspada potensi banjir susulan dan memberikan nomor kontak darurat untuk evakuasi.
Kabupaten Sukabumi, IDN Times - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Minggu (11/1/2026) hingga Senin (12/1/2026) menyebabkan bencana alam banjir. Puskesmas Palabuhanratu menjadi salah satu titik krusial yang terdampak banjir.
Peristiwa banjir di Puskesmas tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Berdasarkan catatan IDN Times, banjir juga sempat terjadi pada Desember 2024 dengan ketinggian 1,5 meter, April 2025 banjir dua kali dari luapan sungai dan 18 Desember 2025 lalu hingga pelayanan kesehatan lumpuh.
Koordinator Pos SAR Sukabumi Suryo Adianto mengatakan, laporan banjir pertama kali diterima dari warga. Selanjutnya, ia mengerahkan petugas untuk ke lokasi bencana.
"Kami menerima laporan dari masyarakat kemudian personil rescue kita kerahkan untuk melakukan proses evakuasi terhadap warga yang terdampak," ungkap Suryo kepada IDN Times, Senin (12/1/2026).
Lebih lanjut, saat banjir terjadi terdapat 10 orang terjebak di dalam Puskesmas. Pihaknya pun mengevakuasi kesepuluh orang tersebut ke tempat lebih aman.
"Yang kita evakuasi dua orang bidan, dua perawat, dua orang petugas kesehatan, satu orang pasien bersalin dan tiga keluarga pasien," ujarnya.
Suryo mengatakan, ketinggian banjir tersebut mencapai 50 centimeter. Dia juga mengimbau warga agar waspada potensi banjir susulan.
"Mengingat cuaca ekstrem yang terjadi di kawasan Sukabumi agar seluruh warga masyarakat tetap berhati-hati, dan selalu menjaga keselamatan. Apabila dalam keadaan darurat dan membutuhkan pertolongan evakuasi agar menghubungi kami di Call Center 115 Basarnas atau hubungi WA Kantor SAR Jakarta di nomor 08111350115," tutupnya.


















