Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hujan Sehari Picu 15 Bencana di Sukabumi, Jalan Nasional Tertutup

3cf352b5-7c1c-4055-a201-7e9ea9ac5db0.jpeg
Banjir di Puskesmas Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi (dok. IDN Times)
Intinya sih...
  • Longsor tutup jalan nasional dan provinsi
  • Rumah warga terdampak, banjir genangi pemukiman
  • BPBD siagakan petugas dan imbau warga waspada
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kabupaten Sukabumi, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sedikitnya 15 kejadian bencana yang terjadi di sebelas kecamatan hanya dalam kurun waktu kurang dari 12 jam. Seluruh kejadian tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sukabumi sejak pagi hari.

Data tersebut dihimpun melalui laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD yang menerima informasi beruntun dari petugas di lapangan.

Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna menjelaskan, bahwa cuaca ekstrem memicu tiga jenis bencana utama, yakni tanah longsor, banjir, dan dampak cuaca ekstrem lainnya.

"Laporan mulai masuk sejak pukul 07.10 WIB hingga sore hari. Hampir semua petugas P2BK melaporkan kejadian di wilayah tugas masing-masing," kata Daeng, Senin (12/1/2026)

Adapun kecamatan yang terdampak antara lain Kabandungan, Ciemas, Surade, Cidolog, Nyalindung, Simpenan, Parakansalak, Bojonggenteng, Cibadak, Gunungguruh, Cisaat, hingga Palabuhanratu.

1. Longsor tutup jalan nasional dan provinsi

IMG_0265.jpeg
Longsor tutup jalan nasional di Sukabumi (dok. IDN Times)

Peristiwa longsor menjadi kejadian yang paling banyak dilaporkan. Salah satu titik krusial berada di Ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua, tepatnya di Kampung Cipamunguan, Kecamatan Simpenan. Material longsor menutup akses jalan sehingga BPBD harus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menurunkan alat berat.

"Kondisi serupa juga terjadi di Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, di mana longsoran tanah menutup jalan provinsi dan menyebabkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas," ujarnya.

2. Rumah warga terdampak, banjir genangi pemukiman

IMG_8082.jpeg
Banjir bandang Sukabumi

Di Kecamatan Kabandungan, longsor menimpa satu unit rumah di Kampung Cianaga. Akibat kejadian tersebut, satu kepala keluarga dengan empat jiwa terdampak, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

"Petugas sudah melakukan assessment dan memberikan bantuan darurat berupa boronjong serta karung," ujar Daeng.

Sementara itu, banjir dilaporkan merendam sejumlah wilayah selatan Sukabumi. Desa Mekarsakti dan Desa Mandrajaya di Kecamatan Ciemas mengalami genangan sejak pukul 07.30 WIB. Debit air juga sempat meningkat di Kampung Ciawi, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, yang membuat warga waspada.

3. BPBD siagakan petugas dan imbau warga waspada

IMG_9726.jpeg
Kondisi usai banjir terjang Sukabumi (dok. IDN Times)

Meski tidak ada laporan korban jiwa maupun pengungsian massal, BPBD mencatat kerusakan infrastruktur dan ancaman terhadap bangunan warga di beberapa lokasi, salah satunya di Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat.

BPBD Kabupaten Sukabumi pun menginstruksikan seluruh petugas P2BK untuk bersiaga 24 jam, sekaligus menyiapkan kebutuhan mendesak seperti alat berat, mesin chainsaw, terpal, dan material bangunan untuk didistribusikan ke lokasi terdampak.

"Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai agar tetap waspada. Jika hujan deras berlangsung lebih dari dua jam, segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat aman," pungkas Daeng.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Praperadilan Erwin Ditolak, Farhan Tegaskan Ikuti Proses Hukum

12 Jan 2026, 15:32 WIBNews