Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polda Jabar Siapkan Motor Senyum untuk Urai Kemacetan Jalur Mudik

Polda Jabar Siapkan Motor Senyum untuk Urai Kemacetan Jalur Mudik
Polda Jabar Siapkan Motor Senyum untuk Urai Kemacetan Jalur Mudik
Intinya Sih
  • Polda Jabar meluncurkan program Motor Senyum untuk mengurai kemacetan mudik Lebaran 2026 dengan pendekatan lebih humanis dan persuasif kepada para pemudik.
  • Petugas Motor Senyum akan membagikan takjil, makanan ringan, serta mengawal bengkel berjalan dan mobil BBM di titik-titik padat jalur arteri maupun rest area.
  • Polda Jabar juga menggandeng Dewan Masjid Indonesia agar masjid di jalur arteri bisa dimanfaatkan pemudik sebagai tempat istirahat yang aman dan nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Jelang arus mudik Lebaran 2026, Polda Jabar melakukan persiapan pengamanan. Salah satu program yang disiapkan adalah tim urai yang sekarang dinamakan Motor Senyum. Tim yang selama ini dikenal tegas di lapangan kini dipoles dengan pendekatan lebih humanis.

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan perubahan ini dilakukan setelah evaluasi pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

“Tim urai kadang bersitegang dengan pemudik, terutama di rest area, karena harus menghalau kendaraan yang berlama-lama di bahu jalan,” ujar Raydian, Jumat (27/2/2026).

1. Sediakan takjil untuk pemudik

IMG-20260227-WA0032.jpg
Polda Jabar Siapkan Motor Senyum untuk Urai Kemacetan Jalur Mudik

Tahun ini, pendekatan diubah, di mana Motor Senyum tetap menjalankan fungsi penguraian kemacetan, namun dengan pendekatan persuasif.

“Kita ingin lebih humanis. Kita datangi dengan senyum, mudah-mudahan bisa menebar senyuman,” katanya.

Petugas juga akan membagikan takjil dan makanan ringan kepada pemudik yang terjebak kemacetan. Selain itu, tim tetap menjalankan fungsi pengawalan, termasuk mengawal bengkel berjalan dan mobil BBM dari Pertamina. Motor Senyum akan disebar di rest area, pos pengamanan, serta titik-titik keramaian di jalur arteri.

2. Masyarakat harus mudik aman dan nyaman

WhatsApp Image 2025-07-31 at 6.18.14 PM.jpeg
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan. Dokumen Humas Polda jabar

Saat ini Polda Jabar bersama Polres jajaran sudah mempersiapkan pelaksanaan pengamanan mudik jauh-jauh hari. Hal itu dilakukan demi memberikan kenyamanan kepada para pemudik. Tak hanya di jalan tol, pengamanan mudik ini juga dilakukan di jalur-jalur alteri yang ada di wilayah Jawa Barat.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi pelaksanaan pengamanan mudik Lebaran tahun lalu dan lebih dimantapkan lagi pada tahun ini.

“Kita menganalisa apa yang sudah terjadi, apa yang sudah kita alami, masalah-masalah tahun yang lalu 2025, yang dibilang mencapai kesuksesan kita ingin lebih sukses kembali,” kata Rudi di Kota Tasikmalaya.

Rudi mengungkapkan, jika dia memiliki standar kesuksesan dalam pelaksanaan pengamanan mudik Lebaran ini, yakni pemudik merasa nyaman.

“Kesuksesan indikatornya adalah bahwa nanti masyarakat pemudik benar-benar merasakan menuju tujuannya itu nyaman, aman dan lancar,” ungkapnya.

3. Gandeng DMI jadikan masjid tempat istirahat

Kegiatan pengawalan pemudik motor malam hari dari Pelabuhan Bakauheni. (DOK. Polres Lampung Selatan).
Kegiatan pengawalan pemudik motor malam hari dari Pelabuhan Bakauheni. (DOK. Polres Lampung Selatan).

Sama seperti mudik-mudik sebelumnya, Rudi menyeut bahwa kepadatan lalu lintas pasti terjadi. Namun, Polda Jabar sekuat tenaga dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas agar kepadatan itu tidak jadi hambatan bagi para pemudik.

“Pasti terjadi kepadatan dan kami hadir di sana untuk membuat kepadatan itu tidak jadi sesuatu halangan dan tidak menjadi sesuatu gangguan, itu yang kami upayakan,” terangnya.

Rudi juga menyebut, selama pengamanan mudik aparat akan membagi-bagikan takjil gratis dan akan bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) agar setiap masjid di jalur alteri bisa digunakan pemudik untuk beristirahat.

“Jadi pelayanan yang di ruas-ruas jalan alteri dan jalan tol itu kita tingkatkan, selain ada pengurai kemacetan, ketika waktu berbuka dan kita akan bagikan takjil kepada pemudik di jalan,” tuturnya.

“Kita juga berkerjasama dengan DMI, masjid-masjid yang ada di jalan alteri untuk digunakan sebagai tempat peristirahatan,” pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More