Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Piala Dunia 2026: Dedi Mulyadi Jagokan Argentina, Erwan Prancis
Wagub Erwan Setiawan (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjagokan Argentina di Piala Dunia 2026 karena sudah menjadi tim favoritnya sejak kecil.
  • Wakil Gubernur Erwan Setiawan lebih mendukung Prancis yang dinilai kuat dengan kombinasi pemain muda dan generasi berpengalaman.
  • Piala Dunia 2026 digelar di AS, Kanada, dan Meksiko dengan format baru 48 tim, menuai kritik karena dianggap menurunkan intensitas persaingan dan meningkatkan risiko kelelahan pemain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tahun 2026

Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan format baru yang melibatkan 48 tim dan total 104 pertandingan.

8 Juni 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan dukungannya kepada tim nasional Argentina untuk Piala Dunia 2026, sementara Wakil Gubernur Erwan Setiawan menjagokan Prancis.

11 Juni 2026

Pagelaran Piala Dunia 2026 resmi dimulai di tiga negara tuan rumah, menandai edisi pertama dengan sistem multi-tuan rumah dan jumlah peserta terbanyak dalam sejarah turnamen.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan menyampaikan dukungan berbeda terhadap tim unggulan mereka menjelang Piala Dunia FIFA 2026, dengan Dedi menjagokan Argentina dan Erwan lebih condong ke Prancis.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta Wakil Gubernur Erwan Setiawan yang mengungkapkan pilihan tim favorit masing-masing dalam ajang sepak bola dunia tersebut.
  • Where?
    Pernyataan keduanya disampaikan di Bandung, sementara turnamen Piala Dunia 2026 berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
  • When?
    Pernyataan Dedi dikutip pada Senin, 8 Juni 2026. Turnamen dijadwalkan dimulai Kamis, 11 Juni 2026.
  • Why?
    Dedi mendukung Argentina karena sudah menjadi favoritnya sejak kecil, sedangkan Erwan memilih Prancis karena menilai banyak pemain muda berbakat tampil di tim-tim Eropa.
  • How?
    Keduanya menyampaikan pandangan secara terbuka kepada media mengenai alasan dukungan mereka terhadap tim masing-masing menjelang pembukaan Piala Dunia 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Dedi suka tim Argentina di Piala Dunia 2026, katanya dari kecil dia sudah dukung itu. Erwan beda, dia pilih Prancis karena banyak pemain muda yang hebat. Bola dunianya nanti di Amerika, Kanada, dan Meksiko. Sekarang banyak orang senang tapi juga ada yang protes karena timnya jadi lebih banyak dan mainnya jadi lebih lama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Perbedaan pilihan antara Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan dalam menjagokan tim menunjukkan semangat sportivitas dan keberagaman pandangan di tengah euforia Piala Dunia 2026. Format baru dengan jumlah peserta lebih banyak juga membuka peluang bagi negara-negara yang sebelumnya jarang tampil, memperluas jangkauan kompetisi dan memberikan warna baru bagi penggemar sepak bola dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Wakil Gubernur Erwan Setiawan memilih jagoan yang berbeda dalam gelaran Piala Dunia FIFA 2026. Dedi lebih memilih tim dari Amerika Latin, sementara Erwan condong ke tim dari negara Eropa.

Dedi memilih untuk menjagokan Argentina dalam laga sepak bola dunia lima tahunan ini. Dia merasa punya sejarah yang panjang mengapa akhirnya mendukung tim Lionel Messi cs tersebut.

"Kalau Piala Dunia, saya mah dari dulu. Dari sejak kecil sampai sekarang. Argentina, saya Argentina," kata Dedi dikutip, Senin (8/6/2026).

Meski demikian, Dedi belum menjelaskan secara rinci apa alasan pasti dirinya lebih memilih tim tersebut. Namun dia menegaskan sudah menjagokan Argentina semenjak kecil.

1. Erwan optimistis Prancis bisa juara Piala Dunia 2026

Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan (Humas/Pemprov Jabar)

Sementara, Erwan Setiawan justru lebih melirik tim-tim dari negara Eropa yang mana banyak talenta muda diberikan kesempatan untuk tampil di panggung internasional ini. Menurut dia, hal ini menjadi nilai lebih dibanding tim dari negara lain.

"Saat ini hampir merata. Terutama di Eropa ada Spanyol, Prancis, dan Portugal. Banyak diperkuat pemain muda. Prancis juga masih diperkuat pemain-pemain generasi sebelumnya yang masih berada di usia produktif," kata Erwan.

Meski begitu, Erwan tidak menampik, Argentina merupakan negara yang harus diwaspadai dalam Piala Dunia 2026 ini. Hanya saja, Erwan cenderung menjagokan Prancis.

"Kalau saat ini saya lebih condong ke Prancis. Tapi Spanyol juga bisa menjadi kuda hitam dengan pemain-pemain mudanya seperti Lamine Yamal dan lainnya," jelas dia.

2. Piala Dunia 2026 digelar di tiga tempat Benua Amerika

Ilustrasi stadion Piala Dunia (pexels.com/S L V)

Untuk diketahui, pagelaran World Cup 2026 diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mulai Kamis (11/6/2026). Euforia para pencinta sepak bola semakin memuncak. Namun, di balik euforia tersebut, sejumlah kebijakan dan keputusan yang berkaitan dengan penyelenggaraannya memicu kritik di berbagai kalangan.

Tidak sedikit dari mereka yang menilai kalau Piala Dunia 2026 akan menjadi salah satu edisi paling kontroversial dalam sejarah ajang empat tahunan tersebut.

Salah satu perombakan terbesar pada Piala Dunia 2026 datang dari keputusan FIFA untuk menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim. Alhasil, jumlah pertandingan yang awalnya 64 laga kini bertambah menjadi 104 laga sehingga durasi turnamen juga ikut bertambah dari 30 menjadi 39 hari.

3. Piala Dunia tahun ini banyak perbedaan dibandingkan lima tahun sebelumnya

Daftar Peserta Piala Dunia 2026

Format baru ini disebut-sebut memiliki kemiripan dengan sistem yang digunakan pada ajang UEFA Euro 2016 dan 2020 yang memungkinkan tim peringkat ketiga fase grup untuk melaju ke babak gugur.

Sekilas, format Piala Dunia 2026 membuka gerbang lebih besar bagi negara-negara underdog untuk bersaing secara kompetitif, tetapi perombakan tersebut menuai kritik dari berbagai pengamat dan analis sepak bola.

Mereka menilai kalau penambahan slot ke babak gugur berpotensi menurunkan intensitas persaingan di fase grup karena tim tidak lagi sepenuhnya bergantung pada posisi dua besar untuk lolos ke babak selanjutnya.

Tak hanya mengurangi sensasi pertandingan, format baru ini juga dikhawatirkan meningkatkan beban fisik pemain yang berpotensi memperbesar risiko kelelahan dan cedera.

Penunjukan tiga negara sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026 sejatinya merupakan hal baru dalam sejarah turnamen ini. FIFA menyatakan bahwa format multi-tuan rumah tersebut dimaksudkan untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur, seperti kapasitas stadion dan akomodasi, yang dikhawatirkan belum memadai jika ditanggung oleh satu negara saja.

Editorial Team

Related Article