Pesan Panglima TNI dan Kapolri H-1 Pemilihan Pilkada Serentak 2024

Bandung, IDN Times - Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan beberapa pesan kepada masyarakat jelang pencoblosan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak akan berlangsung pada Rabu (27/11/2024).
Jenderal Agus Subiyanto mengatakan, ia sudah menyiapkan personel untuk membantu mengamankan Pilkada serentak yang akan berlangsung di semua provinsi dan kabupaten kota di Indonesia.
"TNI menyiapkan 168 ribu personel yang akan di-BKO, tersebar di beberapa wilayah kemudian kami menyiapkan helikopter, truk yang membawa personel, pesawat udara, Boeing, hercules, kita juga menyiapkan KRI dari angkatan laut," ujar Agus usai menghadiri kegiatan Dikreg LII Sesko TNI, Jalan Martanegara, Kota Bandung, Selasa (26/11/2024).
1. Minta masyarakat jangan mudah terprovokasi

Dengan semua persiapan yang ada, Agus meminta agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas Pilkada 2024, dengan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Jangan terpengaruh pada provokasi, ciptakan suasana yang aman damai dan kondusif," katanya.
2. Polisi pastikan logistik Pilkada terjaga aman

Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, ia sudah melakukan pengecekan logistik bersama dengan TNI, KPU, dan Bawaslu untuk memastikan gelaran Pilkada aman dan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya.
"Memasuki hari tenang, kami melakukan kegiatan bersama dengan KPU, Bawaslu, dan panglima mengecek perkembangan terakhir. Kami juga memastikan distribusi logistik sampai di TPS. Harapannya H-1 semua TPS sudah berdiri, juga kami memastikan (pengamanan) wilayah terdampak bencana, di wilayah khusus," ujar Listyo.
3. Personel polisi berjaga hingga selesai Pilkada

Personel dari kepolisian yang akan menjaga gelaran Pilkada juga sudah dipersiapkan. Listyo memastikan semua anggota akan mengawal dari awal pencoblosan hingga berakhirnya masa pencoblosan.
"Kami dibantu oleh semua pihak, sebanyak 1,4 juta personel kami gelar di semua TPS. Langkah pengamanan sampai rekap, termasuk memantau potensi konflik akibat sengketa pemilu sampai dengan nanti ditetapkan KPU," katanya.
"Kami bersama panglima besama sama di lapangan untuk mengawal, menjaga dan memastikan pemilu berjalan aman," lanjut Listyo.



















