Pemprov Jabar Janji Biayai 70 Ribu Calon Siswa Baru di Sekolah Swasta

- Pemprov Jawa Barat memastikan sekitar 70 ribu calon siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri akan disekolahkan ke swasta dengan biaya ditanggung pemerintah provinsi.
- Pemerintah menjalin kerja sama langsung dengan sekolah swasta, bukan organisasi, melalui nota kesepahaman untuk menampung siswa baru sebagai mitra resmi Pemprov Jabar.
- Sebanyak 700 sekolah swasta telah menyatakan kesediaan menjadi mitra, memastikan seluruh calon siswa tetap mendapat akses pendidikan tanpa beban biaya tambahan.
Bandung, IDN Times - Puluhan ribu calon murid baru (CMB) yang tidak tertampung ke SMA dan SMK negeri pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Mereka dipastikan disekolahkan ke swasta dengan biaya sekolah yang dijamin oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat KDM mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tidak ada lagi persoalan terkait skema pembiayaan bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri.
Menurut dia, jumlah siswa SMA yang tidak tertampung di sekolah negeri tahun ini diperkirakan 70 ribu hingga 80 ribu anak. Angka tersebut dinilai lebih rendah dibanding tahun sebelumnya.
"Hitungan kita ada sekitar 70 ribu sampai 80 ribu siswa yang tidak bisa diterima di sekolah negeri. Menurut saya ini menurun dibanding tahun lalu. Hari ini sudah lebih sedikit dan itu akan dibiayai oleh Pemprov Jabar untuk bersekolah di sekolah swasta yang sudah menyepakati menjadi mitra," ujar Dedi, Sabtu (20/6/2026).
1. Pemprov Jabar teken kerja sama dengan sekolah

Terkait pernyataan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) yang membantah adanya kerja sama, KDM menegaskan Pemprov Jabar menjalin kerja sama langsung dengan sekolah, bukan dengan organisasi.
Menurut dia, nota kesepahaman atau kerja sama dilakukan dengan masing-masing sekolah swasta yang bersedia menjadi mitra pemerintah dalam menampung siswa.
"Kita bekerja sama dengan sekolah, bukan dengan organisasi. MOU kita bukan dengan ormas, tetapi dengan sekolahnya. Kalau BMPS membantah, sementara sekolahnya bersedia, ya tidak ada masalah," katanya.
2. 700 sekolah siap menampung murid baru

Dedi mengungkapkan hingga saat ini sudah terdapat sekitar 700 sekolah swasta yang menyatakan kesediaan menjadi mitra Pemprov Jabar. Hal tersebut dibuktikan melalui surat pernyataan yang disampaikan kepada pemerintah daerah.
"Yang sudah menyatakan bersedia dengan surat pernyataan ada 700 sekolah," katanya.
3. Pemprov Jabar menjamin semua biaya pendidikan

Dengan jumlah tersebut, KDM optimis seluruh siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri akan memperoleh akses pendidikan. Apalagi biaya pendidikan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Yang penting tugas saya adalah anak-anak Jawa Barat harus sekolah dan biayanya disiapkan oleh Pemprov," tegasnya.

















