Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkot Bandung Klaim Harga Sembako Stabil, Pasokan Pangan Aman

Pemkot Bandung Klaim Harga Sembako Stabil, Pasokan Pangan Aman
Ilustrasi cabai merah. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemkot Bandung menyatakan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional dan ritel relatif stabil, bahkan beberapa komoditas seperti cabai mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir.
  • Fluktuasi harga masih terjadi pada sayuran akibat cuaca, sementara komoditas utama seperti telur, daging ayam, dan minyak goreng berada pada kondisi normal serta stabil di bawah harga acuan pemerintah.
  • Disdagin Kota Bandung terus memantau harga sekaligus menggelar program pasar murah setiap triwulan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di pasar tradisional dan toko ritel Kota Bandung disebut relatif stabil. Bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan harga dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa mengatakan, dari hasil monitoring harga di pasar tradisional dan toko ritel serta pasokan dalam kondisi aman.

"Hasil monitoring kami pada Kamis terakhir kemarin, Alhamdulillah harga barang kebutuhan pokok masih relatif stabil. Bahkan beberapa komoditas cenderung mengalami penurunan, seperti cabai rawit merah dan cabai merah tanjung dibandingkan minggu-minggu sebelumnya," kata Meiwan, Sabtu (20/6/2026).

1. Harga cabai cenderung turun

Ilustrasi cabai
Ilustrasi cabai (unsplash.com/Shubha gambhir)

Menurut Meiwan, fluktuasi harga yang masih terjadi umumnya berasal dari komoditas sayuran yang dipengaruhi kondisi cuaca. Sedangkan komoditas utama lainnya seperti telur, harga masih berada pada kondisi normal dan stabil.

Untuk cabai rawit merah atau cabai domba, hasil pemantauan menunjukkan harga berada di kisaran Rp60 ribu - Rp80 ribu per kilogram. Sedangkan cabai merah tanjung berkisar Rp40 ribu - Rp60 ribu per kilogram.

"Kalau cabai saat ini justru lebih cenderung turun dibandingkan beberapa minggu sebelumnya," ujarnya.

2. Harga daging diklam stabil

ilustrasi daging kambing
ilustrasi daging kambing (pexels.com/女子 正真)

Sementara itu, harga daging ayam ras masih terjaga dan berada di bawah harga acuan pemerintah, yakni sekitar Rp38 ribu - Rp40 ribu per kilogram.

Adapun harga daging sapi bervariasi sesuai jenis dan kualitasnya, mulai dari Rp130 ribu - Rp150 eibu per kilogram. "Harga daging sapi berbeda-beda karena kualitasnya juga berbeda. Ada yang tanpa lemak, bagian khas dalam, khas luar maupun paha sehingga harganya bervariasi," jelas Meiwan.

3. Harga minyak goreng pun stabil

Riyanto
Harga Minyak goreng MinyaKita dijual di atas HET. IDN Times/Riyanto.

Untuk minyak goreng, Disdagin mencatat sempat terjadi kenaikan harga. Namun saat ini kondisi pasar sudah kembali stabil dan tidak menunjukkan tren kenaikan.

"Harga minyak goreng sekarang masih bertahan stabil, tidak ada kenaikan lagi," ungkapnya.

Selain melakukan pemantauan harga, Disdagin Kota Bandung juga terus menjalankan program pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Meiwan mengungkapkan, program pasar murah yang menjadi agenda rutin setiap triwulan telah dilaksanakan menjelang Iduladha pada triwulan kedua. Selanjutnya, kegiatan serupa akan kembali digelar pada triwulan ketiga, sekitar September mendatang.

"Nanti menjelang triwulan ketiga kemungkinan sekitar bulan September, kami akan melaksanakan pasar murah kembali," tuturnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jawa Barat

See More