Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemkot Bandung Imbau Warga Pendatang Lapor agar Mudah Dapat Pelayanan

Pemkot Bandung Imbau Warga Pendatang Lapor agar Mudah Dapat Pelayanan
Masyarakat mulai kembali ke Bandung untuk bekerja usai libur Lebaran. Dok Diskominfo
Intinya Sih
  • Pemerintah Kota Bandung menggelar Imbauan Simpatik di sejumlah titik kedatangan pasca lebaran untuk meningkatkan kesadaran tertib administrasi kependudukan bagi para pendatang.
  • Kegiatan pendataan difokuskan di Stasiun Kiaracondong, Terminal Cicaheum, dan Terminal Leuwipanjang, dengan layanan pendaftaran penduduk nonpermanen serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital.
  • Disdukcapil Bandung menegaskan pentingnya data kependudukan yang valid sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pelayanan publik, sesuai implementasi Permendagri Nomor 74 Tahun 2022.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung menggelar kegiatan Imbauan Simpatik di sejumlah pintu kedatangan pada arus balik lebaran Hari Raya Idulfitri 1447 H. Langkah ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib administrasi kependudukan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap pendatang yang masuk ke Kota Bandung tercatat secara administratif, sehingga dapat mendukung optimalisasi pelayanan publik.

“Pasca lebaran, mobilitas masyarakat meningkat signifikan. Kami ingin memastikan bahwa para pendatang yang datang ke Kota Bandung dapat terdata dengan baik, sehingga hak dan kewajibannya sebagai warga dapat terpenuhi,” ujar Farhan, Rabu (25/3/2026).

1. Warga harus tertib administrasi

WhatsApp Image 2026-03-25 at 9.58.59 AM (1).jpeg
Masyarakat mulai kembali ke Bandung untuk bekerja usai libur Lebaran. Dok Diskominfo

Ia mengimbau masyarakat, khususnya pendatang, untuk proaktif melaporkan keberadaannya kepada pemerintah setempat. Administrasi kependudukan ini bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan.

"Dengan data yang akurat, pemerintah bisa memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan merata. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib dan sadar adminduk,” imbaunya.

Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam melaporkan data kependudukan menjadi kunci dalam perencanaan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan di Kota Bandung.

2. Pendataan fokus di tiga titik

WhatsApp Image 2026-03-25 at 9.58.57 AM.jpeg
Masyarakat mulai kembali ke Bandung untuk bekerja usai libur Lebaran. Dok Diskominfo

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Bandung, Tatang Muhtar menjelaskan, pelaksanaan Imbauan Simpatik difokuskan di tiga titik kedatangan utama, yakni Stasiun Kiaracondong, Terminal Cicaheum, dan Terminal Leuwipanjang.

“Kami hadir langsung di tiga titik kedatangan untuk memberikan imbauan sekaligus pelayanan kepada para pendatang, baik untuk pendaftaran penduduk nonpermanen maupun aktivasi Identitas Kependudukan Digital,” jelas Tatang.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak berhenti di titik kedatangan saja, melainkan akan dilanjutkan hingga tingkat kewilayahan dengan melibatkan aparat setempat.

“Setelah kegiatan di pintu masuk kota, kami akan melanjutkan pendataan bersama unsur kewilayahan hingga tingkat RW, dengan memanfaatkan sumber data LaCI RW. Ini penting untuk memastikan keberadaan penduduk nonpermanen dapat terpantau secara lebih akurat,” ungkapnya.

3. Data yang valid jadi modal penting pelayanan

WhatsApp Image 2026-03-25 at 9.58.59 AM.jpeg
Masyarakat mulai kembali ke Bandung untuk bekerja usai libur Lebaran. Dok Diskominfo

Menurut Tatang, langkah ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 Tahun 2022 tentang Pendaftaran Penduduk Nonpermanen.

Melalui sinergi antara kegiatan di lapangan dan penguatan data di tingkat kewilayahan, Disdukcapil Kota Bandung optimistis pendataan penduduk nonpermanen dapat dilakukan secara lebih komprehensif.

“Kami berharap dengan kolaborasi ini, data kependudukan di Kota Bandung semakin valid dan dapat menjadi dasar yang kuat dalam perencanaan pembangunan serta pelayanan publik,” tutur Tatang.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More