Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Peminat Sekolah Vokasi Naik, Siswa Cari Kampus Lulusannya Mudah Kerja

Peminat Sekolah Vokasi Naik, Siswa Cari Kampus Lulusannya Mudah Kerja
Fasilitas kampus UNPAD (unpad.ac.id)
Intinya Sih
  • Minat calon mahasiswa ke Sekolah Vokasi Unpad meningkat tajam di SNBT 2026 karena dianggap lebih realistis dan relevan dengan kebutuhan industri yang mencari lulusan siap kerja.
  • SV Unpad memperkuat kurikulum berbasis praktik, membuka peluang prodi baru seperti AI dan Cyber Security, serta memperluas magang internasional untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa.
  • Lulusan program Sarjana Terapan Unpad menunjukkan tingkat penyerapan kerja tinggi, bahkan mencapai 100 persen dalam enam bulan setelah lulus di beberapa program studi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Bandung, IDN Times - Minat calon mahasiswa masuk Sekolah Vokasi (SV) Universitas Padjadjaran (Unpad) terus meningkat pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Tingginya persaingan masuk program Sarjana Terapan disebut tidak lepas dari perubahan pola pikir calon mahasiswa yang kini lebih realistis memilih pendidikan berbasis praktik agar lebih mudah terserap dunia kerja.

Data SNBT 2026 menunjukkan rasio keketatan seleksi masuk SV Unpad berada di angka 0,84 hingga 4,16 persen. Artinya, dari 100 pendaftar hanya sekitar 1-5 orang yang diterima.

Dekan SV Unpad, Dr. Kurniawan Saefullah mengatakan, saat ini calon mahasiswa dan orang tua semakin memperhatikan relevansi program studi dengan kebutuhan industri. Menurutnya, pendidikan vokasi dinilai lebih mampu membekali mahasiswa dengan keterampilan kerja yang dibutuhkan perusahaan.

“Komposisi kurikulum sekolah vokasi didominasi praktikum, laboratorium, teaching factory, magang, serta project based learning. Calon mahasiswa sekarang jauh lebih peduli dan teliti saat mereka mendaftar,” ujar Kurniawan dalam keterangan diterima IDN Times, Minggu (31/5/2026).

1. Industri cari lulusan siap pakai

ilustrasi lokasi pertambangan industri
ilustrasi lokasi pertambangan industri (pexels.com/Tom Fisk)

Ia menjelaskan, perubahan minat itu juga dipengaruhi kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) yang kini mencari lulusan siap pakai. Karena itu, SV Unpad mulai mengembangkan kompetensi mahasiswa yang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan pasar kerja.

Saat ini, SV Unpad tengah mengkaji pembukaan sejumlah program studi baru yang dinilai memiliki peluang kerja tinggi di masa depan. Beberapa bidang yang dipertimbangkan di antaranya Artificial Intelligence (AI), Cyber Security, hingga industri kesehatan.

2. Kemampuan bahasa mahasiswa pun penting

ilustrasi belajar bahasa
ilustrasi belajar bahasa (unsplash.com/Curated Lifestyle)

Selain penguatan hard skill, kampus juga mulai memperluas kemampuan bahasa asing mahasiswa. Tidak hanya Bahasa Inggris, mahasiswa kini didorong mempelajari Bahasa Arab, Mandarin, hingga Jepang agar memiliki daya saing lebih besar di dunia kerja internasional.

"Program magang diperluas hingga ke luar negeri, khususnya ke kawasan Asia Timur seperti Jepang, Tiongkok, dan Taiwan. Langkah ini dilakukan agar mahasiswa memiliki pengalaman industri sejak masih kuliah," kata Kurniawan.

3. 100 persen lulusan sudah terserap kerja

Ilustrasi wisuda dan perpisahan sekolah. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi wisuda dan perpisahan sekolah. (IDN Times/Aditya Pratama)

Dia menuturkan, lulusan program Sarjana Terapan Unpad sejauh ini memiliki tingkat penyerapan kerja yang cukup tinggi. Berdasarkan tracer study, lulusan Kearsipan Digital periode 2022-2024 tercatat 100 persen terserap kerja maksimal enam bulan setelah lulus.

Sementara itu, lulusan Manajemen Produksi Media memiliki tingkat penyerapan kerja mencapai 93 persen dalam waktu enam bulan setelah wisuda. Bahkan, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Budaya Tiongkok disebut sudah banyak direkrut perusahaan sejak menjalani masa magang.

“Proyeksikan diri kalian ke lembaga atau industri yang akan kalian dambakan saat lulus nanti,” kata Kurniawan.

Share Article
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha

Latest News Jawa Barat

See More