Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Oknum Bobotoh Aniaya Suporter saat Konvoi Persib, Keanggotaan Dicabut
Konvoi Persib Bandung usai Juara Liga Indonesia. IDN Times/Debbiesutrisno
  • Seorang oknum Bobotoh terekam menganiaya sesama suporter saat konvoi kemenangan Persib di Jalan Merdeka, Bandung, dan videonya viral di media sosial.
  • Pihak kepolisian memfasilitasi mediasi antara pelaku dan korban, sementara Viking Persib Club mengecam keras tindakan tersebut serta menegaskan tidak akan membela pelaku.
  • Viking Persib Club mencabut keanggotaan pelaku karena pelanggaran berat organisasi dan meminta seluruh Bobotoh menjaga kondusivitas usai perayaan juara Persib.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
24 Mei 2026

Oknum Bobotoh diduga menganiaya sesama suporter di depan Bandung Indah Plaza saat konvoi Persib juara. Aksi tersebut terekam video dan viral di media sosial.

28 Mei 2026

Viking Persib Club mencabut keanggotaan para pelaku karena dianggap melakukan pelanggaran berat organisasi. Pernyataan resmi juga menegaskan tindakan tegas dan mediasi dengan korban telah dilakukan.

kini

Kasus disebut telah diselesaikan secara internal dengan pendekatan kekeluargaan tanpa mengabaikan proses hukum. Viking mengimbau Bobotoh menjaga suasana kondusif setelah keberhasilan Persib meraih hattrick juara liga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang oknum Bobotoh melakukan penganiayaan terhadap sesama suporter Persib saat konvoi kemenangan, yang kemudian viral di media sosial dan berujung pada pencabutan keanggotaannya dari Viking Persib Club.
  • Who?
    Pelaku diduga anggota distrik Viking Frontline dan United Colors of Bobotoh; korban adalah pengendara motor RX King; pihak kepolisian serta Viking Persib Club turut menangani kasus ini.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di Jalan Merdeka, Kota Bandung, tepat di depan pusat perbelanjaan Bandung Indah Plaza (BIP).
  • When?
    Kejadian berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026, saat konvoi perayaan juara Persib; sanksi organisasi diumumkan pada Kamis, 28 Mei 2026.
  • Why?
    Aksi kekerasan diduga dipicu emosi pelaku yang berada dalam pengaruh minuman beralkohol; tindakan tersebut dinilai melanggar aturan organisasi dan mencoreng nama baik komunitas suporter.
  • How?
    Pelaku memarahi dan memukul korban dua kali sebelum diamankan rekan-rekannya; keduanya kemudian dimediasi oleh polisi, sementara Viking mencabut keanggotaan pelaku sebagai bentuk sanksi tegas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang yang pakai baju Persib marah dan memukul pengendara motor lain waktu pawai juara di Bandung. Orang itu katanya habis minum dan bikin orang lain takut. Teman-temannya lalu menenangkan dia. Polisi bantu mempertemukan mereka supaya damai. Klub Viking marah dan mencabut keanggotaan orang itu. Sekarang semuanya sudah diselesaikan baik-baik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Oknum Bobotoh diduga telah melakukan aksi kekerasan terhadap sesama pendukung Persib di Jalan Merdeka, Kota Bandung, atau tepatnya di depan pusat perbelanjaan Bandung Indah Plaza (BIP), saat konvoi Persib juara, Minggu (24/5/2026).

Aksi tidak terpuji ini terekam dalam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman video ini, oknum Bobotoh bertubuh tinggi yang mengenakan jersei Persib dengan nomor punggung tujuh terlihat marah kepada pengendara motir RX King.

Oknum yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol itu kemudian melakukan sejumlah perbuatan tidak menyenangkan, seperti memarahi hingga menganiaya pengendara motor lainnya.

1. Kasus ini tidak berlanjut ke ranah hukum

Konvoi Persib Bandung (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Meski sudah kena dua kali pukulan oleh oknum Bobotoh tersebut, pengendara itu tidak memberikan perlawanan apapun. Pelaku langsung diamankan oleh teman-temannya. Berdasarkan informasi yang diterima, pelaku dan korban sudah dipertemukan.

Keduanya juga sudah menjalani mediasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian. Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Nurindah mengatakan, dalam kasus ini pihak korban melakukan laporan ke Polrestabes Bandung atau Polsek terkait.

"Belum bikin laporan," kata dia.

Sementara, Viking Persib Club turut merespons kejadian yang viral tersebut, sekaligus mengeluarkan pernyataan akan menindak tegas oknum anggotanya itu. Mereka juga mengutuk keras aksi yang dilakukan kepad korban.

"Viking Persib Club mengecam dan mengutuk keras kejadian tersebut karena kejadian tersebut tidak dapat dibenarkan dan ditolelir (salah tetap salah/tidak akan membela yang salah)," demikian pernyataan resmi Viking Persib Club.

Viking menyebut, hasil penelusuran internal menemukan dugaan pelaku berasal dari distrik Viking Frontline dan United Colors of Bobotoh.

"Dari hasil penelusuran, terduga pelaku adalah anggota yang berasal dari distrik Viking Frontline dan distrik United Colors of Bobotoh," tulis pernyataan tersebut.

2. Viking Persib Club beri sanksi tegas

Konvoi Persib Bandung usai Juara Liga Indonesia. IDN Times/Debbiesutrisno

Kendati demikian, Viking menegaskan tindakan itu tidak mencerminkan sikap organisasi maupun mayoritas Bobotoh yang mengikuti pawai juara dengan tertib. Sebagai bentuk tindakan tegas, Viking memastikan para pelaku telah dipanggil dan diminta bertanggung jawab langsung kepada korban.

"Sanksi internal untuk pelaku, kami dari Viking Persib Club telah memanggil yang bersangkutan untuk diminta bertanggung jawab dan menemui keluarga korban secara langsung," katanya.

Tak hanya itu, Viking juga resmi mencabut status keanggotaan para pelaku karena dianggap melakukan pelanggaran berat organisasi.

"Terkait hal tersebut, pada hari ini (Kamis, 28 Mei 2026) para pelaku dicabut kartu keanggotaannya karena dianggap telah melakukan pelanggaran berat terhadap aturan organisasi," tulis Viking.

3. Minta Bobotoh jangan terprovokasi

Iwan Bule ikut menyapa bobotoh saat ikut rangkaian konvoi Persib Bandung, Minggu(24/5/2026). (Dok.istimewa)

Sedangkan, salah satu anggota Viking Persib Club, Ferdy Rizky Adilya menambahkan, persoalan tersebut sudah diselesaikan secara internal dengan pendekatan kekeluargaan tanpa mengabaikan proses pertanggungjawaban pelaku.

"Secara khusus sudah disampaikan oleh Ketua Umum Kang Tobias Ginanjar yang disampaikan juga dalam akun medsos VPC, permasalahan tersebut sudah diselesaikan di internal dengan baik dan mengikuti proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Ferdy saat dikonfirmasi.

Meski begitu, Ferdy tetap meminta seluruh Bobotoh tidak mudah terprovokasi dan menjaga suasana kondusif selepas Persib mencatat sejarah besar dengan meraih hattrick juara liga.

"Kami mengimbau untuk seluruh Bobotoh jangan mudah terprovokasi hingga mengganggu suasana batin kegembiraan disaat Persib sudah berhasil mencatatkan sejarah Hattrick Champion di Era Liga Indonesia saat ini," katanya.

Editorial Team

Related Article