Monyet Peliharaan Gigit Warga di Bandung, Polisi-BKSDA Turun Tangan

- Seekor monyet peliharaan di Margaluyu, Bandung, lepas dari pemiliknya dan menggigit seorang warga hingga mengalami luka di tangan pada Senin pagi.
- Monyet berukuran cukup besar itu disebut seukuran anak usia 4–5 tahun dan sempat membuat warga panik saat mencoba menangkapnya.
- Polisi bersama BKSDA turun ke lokasi untuk mengamankan area serta melakukan pencarian terhadap monyet yang masih berkeliaran.
Bandung, IDN Times - Seekor monyet dilaporkan menggigit seorang warga di kawasan Margaluyu, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Senin (24/2/2026) pagi. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.
Salah seorang warga, Deni, mengatakan kejadian bermula saat monyet tersebut lepas dari pemiliknya. Hewan itu kemudian berusaha ditangkap oleh warga, namun justru menyerang.
“Kejadiannya tadi jam 07.00, monyet itu lepas dari pemiliknya. Saat akan ditangkap oleh salah seorang warga malah menggigit kedua tangannya,” ujar Deni.
1. Korban luka di tangan

Akibat kejadian itu, satu orang warga mengalami luka di bagian tangan. Beruntung, korban sudah mendapatkan penanganan medis.
“Korban satu orang, menderita luka di tangan, tapi sudah ditangani,” katanya.
Deni memastikan monyet tersebut bukan satwa liar, melainkan hewan peliharaan milik salah satu warga setempat. Namun ia tidak mengetahui secara pasti jenis monyet tersebut.
“Bukan monyet liar, itu peliharaan warga. Sudah lama dipelihara, tapi kurang tahu jenisnya apa,” ungkapnya.
2. Ukurannya cukup besar

Menurutnya, ukuran monyet tersebut tergolong besar, bahkan disebut seukuran anak usia 4 sampai 5 tahun.
“Monyetnya cukup besar, kurang lebih sebesar anak-anak umur 4 sampai 5 tahunan,” tambahnya.
3. BKSDA lakukan penyarian

Usai kejadian, warga telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Hingga kini, aparat kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pencarian terhadap monyet yang lepas tersebut.
“Saat ini masih dilakukan pencarian. Tadi sudah laporan ke BKSDA dan kepolisian. Polisi juga masih ada di lokasi,” pungkas Deni.


















