Bandung, IDN Times - Seorang mahasiswa ITB atas nama Dody Muhammad Pasha meninggal dunia diduga saat ikut dalam kegiatan lari Ultra Marathon ITB yang menempuh jarak dari Jakarta menuju Bandung. Informasi disampaikan akun Instagram Farkultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, Sabtu (17/10/2026) malam.
Dari informasi yang diterima IDN Times melalui Keluarga Besar Tambang Berlari (TB), mereka menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum, sahabat, rekan-rekan mahasiswa HMT ITB, serta seluruh pihak yang mengenal dan menyayangi almarhum,
"Dalam situasi yang penuh duka ini, prioritas utama Tambang Berlari adalah berkoordinasi dengan Panitia Ultra Marathon ITB 2026 serta keluarga almarhum di Jambi, termasuk membantu proses koordinasi pemulangan jenazah ke Jambi," kutip IDN Times informasi tersebut, Minggu (18/10/2026).
Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Pada kesempatan tersebut, Rektor juga memimpin doa bersama yang diikuti seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas kepada keluarga yang ditinggalkan.
Keluarga besar ITB mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Sementara itu, humas ITB sendiri memastikan bakal memberikan informasi mengenai kronologis penyebab meninggalnya Dody.
Ajang ITB Ultra Marathon 2026 sendiri resmi berakhir dengan garis finis di ITB Kampus Ganesha, Minggu (18/10/2026). Sebanyak 5.216 pelari berpartisipasi dalam kegiatan yang dimulai melalui flag off di Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Jakarta, Jumat (16/10/2026) malam.
Lebih dari sekadar ajang olahraga, ITB Ultra Marathon 2026 menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan alumni, sivitas akademika, dan masyarakat sekaligus menggalang dukungan bagi keberlanjutan pendidikan melalui Dana Lestari ITB.
Hingga Minggu (18/10/2026), donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.038.660.160. Penggalangan dana tersebut masih akan dibuka hingga tujuh hari ke depan agar semakin banyak pihak dapat berkontribusi.
Para peserta menempuh rute Jakarta–Bandung sepanjang 180 kilometer. Dalam penyelenggaraannya, ITB Ultra Marathon 2026 menghadirkan kategori individu serta kategori relay 2, relay 4, relay 8, dan relay 16.
Sepanjang perjalanan, kegiatan ini juga membawa misi sosial melalui berbagai program pengabdian masyarakat, termasuk penyediaan fasilitas air bersih dan pengelolaan sampah.
Mendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto mengapresiasi antusiasme para peserta serta kekompakan alumni ITB yang berkumpul di Kampus Ganesha setelah mengikuti rangkaian kegiatan dari Jakarta menuju Bandung.
"ITB Ultra Marathon 2026 menunjukkan kuatnya ikatan dan kepedulian alumni terhadap almamater. Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan olahraga ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung perkembangan kampus," ujar Prof. Brian.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Alumni ITB beserta seluruh alumni yang selama ini berkontribusi terhadap pengembangan berbagai fasilitas kampus, mulai dari gedung hingga sarana penunjang kegiatan akademik.
"Kontribusi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya dalam membangun hubungan yang berkelanjutan dengan para alumni, sekaligus memperkuat dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan," katanya.
Salah satu wujud nyata kepedulian tersebut terlihat dari penggalangan Dana Lestari ITB yang berhasil menghimpun lebih dari Rp1 miliar hingga hari terakhir penyelenggaraan ITB Ultra Marathon 2026.
Dana Lestari merupakan salah satu upaya ITB dalam memperkuat keberlanjutan pendanaan pendidikan, termasuk mendukung penyediaan beasiswa bagi mahasiswa. Melalui pengelolaan dana secara berkelanjutan, kontribusi para donatur diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Dengan periode donasi yang masih terbuka selama tujuh hari setelah kegiatan berakhir, ITB berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap pendidikan terus tumbuh, tidak hanya di kalangan alumni, tetapi juga masyarakat luas.
