Perjalanan akademiknya dimulai dari ITB. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di kampus tersebut pada 1997. Irwan kemudian melanjutkan pendidikan ke Nagoya University, Jepang, hingga meraih gelar magister pada 2003 dan doktor pada 2006.
Sepak Terjang Irwan Meilano, Warek ITB yang Jadi Wamen KP

Irwan Meilano, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan pada 1 Oktober 2026.
Guru Besar FITB ITB ini menempuh sarjana di ITB, lalu meraih magister dan doktor dari Nagoya University, dengan kepakaran geodesi, geospasial, kebencanaan, pesisir, dan kelautan.
Irwan pernah memimpin Kelompok Kerja Geodesi dalam pembaruan Peta Gempa Indonesia, menjadi Dekan FITB, serta menerima sejumlah penghargaan akademik dan pengabdian.
Bandung, IDN Times - Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB l, Irwan Meilano, resmi menjadi bagian dari kabinet Merah Putih setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto, Kamis (1/10/2026). Irwan dilantik sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KP).
Sebelum menduduki jabatan tersebut, Irwan dikenal sebagai akademisi sekaligus Guru Besar Institut Teknologi Bandung. Irwan memiliki sepak terjang banyak dalam bidang akademik terutama di Kampus Ganesha.
Sebelumnya, ia merupakan Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB dan tergabung dalam Kelompok Keahlian Sistem Spasial dan Kadaster.
1. Fokus pada geodesi dan geospasial

Pelantikan dan pengucapan sumpah para menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Youtube/Sekretariat Presiden) Sepanjang karier akademiknya, Irwan banyak mengembangkan kajian di bidang geodesi dan geospasial. Kepakarannya antara lain mencakup deformasi kerak bumi, pemantauan aktivitas tektonik, kebencanaan, hingga pemanfaatan informasi spasial dalam pengelolaan wilayah.
Bidang yang digelutinya juga bersinggungan dengan persoalan pesisir dan kelautan. Irwan pernah terlibat dalam Joint Commission on Marine Science and Technology melalui kolaborasi Marine Technology Cooperation Research Center (MTCRC) ITB dengan Korea Institute of Ocean Science and Technology (KIOST).
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari rekam jejaknya dalam pengembangan ilmu kebumian dan teknologi yang berkaitan dengan wilayah laut dan pesisir.
2. Terlibat dalam pembaruan peta gempa Indonesia

Pelantikan dan pengucapan sumpah para menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Youtube/Sekretariat Presiden) Selain bidang geodesi, Irwan juga memiliki pengalaman dalam kajian kebencanaan. Ia pernah memimpin Kelompok Kerja Geodesi dalam Tim Pembaruan Peta Gempa Indonesia di bawah Pusat Studi Gempa Nasional.
Keterlibatannya menunjukkan pengalaman Irwan dalam menggunakan pendekatan geospasial untuk memahami dinamika wilayah, termasuk aktivitas tektonik dan risiko kebencanaan.
3. Pernah menjadi Dekan FITB ITB

ITB Sebelum dipercaya menjadi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Irwan juga pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB.
Sebagai wakil rektor, ia mengoordinasikan sejumlah bidang strategis yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan, penerimaan dan pengembangan mahasiswa, serta penguatan ekosistem akademik di ITB.
Jabatan tersebut menambah pengalaman kepemimpinan Irwan di lingkungan perguruan tinggi sebelum kini masuk ke pemerintahan.
Irwan tercatat menerima sejumlah penghargaan selama perjalanan akademik dan pengabdiannya. Pada 2023, ia memperoleh penghargaan Young Inspirational Geospatial dalam HxGN LIVE Indonesia serta Penghargaan Pengabdian 25 Tahun dari ITB.
Sebelumnya, pada 2020, Irwan menerima Satyalancana Karya Satya 20 Tahun. Pada 2019, ia memperoleh Indroyono Susilo Award dalam The Fifth International Conference of Indonesia Society for Remote Sensing (ICOIRS).
Sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Irwan akan menjalankan tugas pemerintahan di sektor kelautan dan perikanan setelah sebelumnya menghabiskan sebagian besar kariernya di dunia akademik.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)











![[OPINI] Pintar Saja Tidak Cukup: Salah Chat Bisa Menghambat Karier](https://image.idntimes.com/post/20261001/screenshot_2026-10-01-10-21-26-731_com_a189fb09-f77d-4eb3-93b4-c2bbf7a6e0c9.jpg)
![[WANSUS] Walkot Farhan: Upaya Mendongkrak Perekonomian dan Perbaikan SDM](https://image.idntimes.com/post/20260930/whatsapp-image-2026-09-30-at-11_a7be0134-9ab5-4665-a3bc-a96c3fd1f558.jpeg)






![[WANSUS] Wali Kota Bandung, Farhan: Saya dan Erwin Ini "Kawin Paksa"](https://image.idntimes.com/post/20260930/1623741138_477ac10e-1910-46dc-8b2c-56c73a762fc7.jpg)