Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lagi, Karyawan Pabrik PT Kahatex Positif Terinfeksi Virus Corona

Lagi, Karyawan Pabrik PT Kahatex Positif Terinfeksi Virus Corona
Ilustrasi pegawai pabrik kena PHK (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Share Article

Sumedang, IDN Times - Kabar kurang menyenangkan kembali menimpa perusahaan tekstil PT Kahatex, di Kabupaten Sumedang. Dua karyawan perusahaan tersebut dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis baru (COVID-19) berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium swab tenggorokan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan, hingga saat ini jumlah kasus positif Covid-19 hasil swab yang ada di Sumedang menjadi empat orang.

"Dua pasien positif Covid -19 sebelumnya berdomisili di Kecamatan Sumedang Selatan, dan di Kecamatan Darmaraja,," kata Dony Ahmad Munir, Sabtu 18 April 2020.

1. Mereka diindikasi terpapar setelah ikut seminar keagamaan

Petugas menyiram tanaman di dekat baliho berisi imbauan untuk tinggal di rumah agar terhindar dari COVID-19 di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/4/2020). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Petugas menyiram tanaman di dekat baliho berisi imbauan untuk tinggal di rumah agar terhindar dari COVID-19 di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (17/4/2020). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Dony menuturkan, dua pasien positif COVID-19 kini tengah diisolasi di RSUD Sumedang. Sedangkan, dua orang lainnya yang merupakan pekerja dari PT Kahatex diisolasi oleh pihak perusahaan.

"Dua pasien positif lainnya diisolasi di mess milik PT Kahatex," ujar Dony.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua karyawan pabrik tekstil di Jawa Barat itu merupakan peserta seminar keagamaan Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

2. Jumlah orang positif terpapar COVID-19 di Jabar mencapai 641

pexels/markusspiske
pexels/markusspiske

Berdasarkan data aplikasi PIKOBAR per 18 April pukul 18.00, jumlah orang positif terpapar corona dan berdomisili di Jabar mencapai 641. Dari jumlah tersebut ada 56 orang yang meninggal dunia. Kemudian ada 41 orang yang berhasil sembuh dari paparan virus ini.

Sedangkan untuk angka pasien dalam pendalaman (PDP) mencapai 1.933 orang. Untuk orang dalam pengawasan angkanya telah mencapai 11.134 orang.

3. Kedisiplinan warga dan tes masif kunci keberhasilan memutus rantai penyebaran virus

shutterstock.com/g/jarun011
shutterstock.com/g/jarun011

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang, pada Rabu (22/4/20) harus disertai kedisiplinan warga dan konsistensi rapid diagnostic test (RDT) masif.

"Taati aturan, kalau melanggar ada surat tilang dan teguran dari polisi. Pelaksanaan PSBB Bandung Raya ini juga akan diiringi dengan pengetesan masif sebanyak-banyaknya," kata Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil.

Emil menjelaskan, RDT masif dapat menunjang keberhasilan PSBB Bandung Raya karena tujuan kekarantinaan kesehatan tersebut adalah memutus rantai penularan, merawat dan mengobati penderita COVID-19.

Sejauh ini sudah ada 1.200 orang terindikasi positif COVID-19 berdasarkan sekitar 80.000 RDT yang telah disalurkan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar ke 27 kabupaten/kota, instansi pemerintah, dan institusi pendidikan.

Sebagai tindaklanjut hasil tes cepat, menurut Kang Emil, Pemda Provinsi Jabar akan menggelar tes melalui pemeriksaan dengan teknik reaksi rantai polimerase (polymerase chain reaction/PCR) bagi warga terindikasi positif COVID-19.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debbie Sutrisno
EditorDebbie Sutrisno

Latest News Jawa Barat

See More

Jabar Optimistis Ruang Fiskal Menguat Usai DBH Dicairkan Bertahap

29 Jun 2026, 19:29 WIBNews