Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PPP DPRD Jabar Kecam Promosi Miras Pakai Challenge Hafalan Al-Qur’an

Kota Bandung
PPP DPRD Jabar Kecam Promosi Miras Pakai Challenge Hafalan Al-Qur’an
Viral brand miras promosi hafalan surat/ dok Instagram @hilmi.firdaus
  • Fraksi PPP DPRD Jawa Barat mengecam promosi minuman beralkohol melalui tantangan hafalan ayat Al-Qur'an di booth festival musik The Sounds Project, Jakarta.
  • PPP menilai tindakan tersebut sebagai penistaan dan pelecehan terhadap kesucian Al-Qur'an, serta melampaui batas etika, moral, dan hukum.
  • PPP mendesak penegakan hukum terhadap semua pihak terlibat, evaluasi izin acara dan sponsor alkohol, serta mengimbau masyarakat tetap kondusif mengawal proses hukum.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Provinsi Jawa Barat turut mengutuk keras atas aksi promosi minuman beralkohol yang kurang beradab dengan tantangan hafalan ayat Al-Qur'an. Aksi tersebut terjadi di salah satu booth acara festival musik, The Sounds Project, Jakarta.

Fraksi PPP DPRD Jabar menilai, aksi promosi minuman beralkohol di salah satu kegiatan tersebut bukan hanya sekedar menjadi bentuk kecerobohan saja, melainkan merupakan bentuk penistaan dan pelecehan nyata terhadap kesucian ayat Al-Qur'an.

  1. 1. Al Qur'an merupakan kitab suci

    klarifikasi Ega, MC Newport di The Sounds Project
    klarifikasi Ega, MC Newport di The Sounds Project (threads.com/aqueer_)

    Juru bicara sekaligus Sekertaris Fraksi PPP DPRD Jabar Arief Maoshul Affandy menegaskan, tindakan mempermainkan Al-Qur'an dengan menyandingkannya bersama minuman beralkohol tidak hanya sudah melampaui batas etika saja, melainkan sudah melampaui batas moral dan juga hukum.

    "Al-Qur'an adalah kitab suci yang harus diagungkan, bukan dijadikan bahan permainan apalagi komoditas promosi barang haram. Aksi ini sangat melukai perasaan umat Islam, khususnya warga Jawa Barat yang menjunjung tinggi nilai-nilai religiusitas," ucap Arief, Rabu (12/8/2026).

    Oleh sebab itu, Fraksi PPP DPRD Jabar menuntut agar Aparat Penegak Hukum (APH) dapat melakukan proses hukum terhadap pihak-pihak yang telah melakukan aksi tersebut agar tidak terulang dikemudian hari.

    "Kami menuntut proses hukum yang tegas agar kejadian serupa tidak pernah terulang lagi," ujarnya.

  2. 2. Fraksi PPP DPRD Jabar minta pelaku ditindak tegas

    https://www.threads.com/@aqueer_/post/Db3SdThiV6h
    kejadian kontroversial di booth Newport pada The Sounds Project (threads.com/aqueer_)

    Selain menuntut proses hukum yang tegas, Fraksi PPP DPRD Jabar juga turut menyatakan sikap atas aksi promosi tersebut mulai dari Mengecam Keras dan Mengutuk Tindakan Penistaan.

    "Mengutuk segala bentuk penggunaan simbol, bacaan, dan kitab suci Islam dalam aktivitas promosi barang haram seperti minuman beralkohol," ujar Arief.

    Kemudian mendukung Langkah Bareskrim Polri untuk mengusut tuntas laporan masyarakat dan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat mulai dari panitia, penyelenggara booth, produsen merek, hingga oknum pelaksana di lapangan sesuai pasal penodaan agama dan UU ITE.

    Ketiga, mendesak evaluasi dan sanksi izin acara dengan meminta pemerintah daerah dan instansi kepolisian di seluruh wilayah (khususnya Jawa Barat) untuk memperketat pengawasan, izin kegiatan, serta kehadiran sponsor produk minuman beralkohol dalam ajang hiburan publik.

    Keempat, meminta penyelenggara bertanggung jawab moral dan hukum karena permohonan maaf saja dianggap tidak cukup untuk menghapus tindak pidana penistaan agama yang telah menimbulkan kegaduhan publik.

  3. 3. Meminta umat tetap tenang tidak terpancing emosi

    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Terahir, Fraksi PPP DPRD Jabar mengimbau umat tetap kondusif, mengimbau seluruh masyarakat dan umat Islam, khususnya di Jawa Barat, untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas, serta mengawal proses hukum ini secara ketat dan bermartabat melalui jalur yang berlaku.

    "Fraksi PPP DPRD Jawa Barat pun berkomitmen untuk terus berdiri di garis terdepan dalam menjaga marwah Islam dan memperjuangkan aspirasi umat," katanya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More