Kunjungi Korban Penyekapan di RSHS, KDM Tanggung Seluruh Biaya Pengobatan

- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggung seluruh biaya pengobatan korban penyekapan dan penganiayaan yang dirawat di RSHS Bandung hingga proses pemulihan selesai.
- Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memberikan bantuan bagi keluarga korban agar tidak terbebani kebutuhan selama mendampingi perawatan di rumah sakit.
- Dedi telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mempercepat penangkapan pelaku serta memastikan pemerintah terus mengawal pemulihan dan penegakan hukum kasus tersebut.
Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan seluruh biaya pengobatan korban penyekapan dan penganiayaan yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan ditanggung Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dedi mengatakan, fokus utama saat ini adalah memastikan korban mendapatkan perawatan medis terbaik hingga pulih. Karena itu, keluarga diminta tidak lagi memikirkan biaya rumah sakit maupun kebutuhan selama mendampingi korban menjalani pengobatan.
"Seluruh biayanya saya tanggung sampai selesai," kata Dedi saat menjenguk korban di RSHS Bandung, Senin (12/6/2026).
1. Kondisi korban makin membaik

Dedi mengaku kondisi korban terus menunjukkan perkembangan positif meski masih membutuhkan penanganan medis intensif. Menurut dia, urusan pemulihan kesehatan sepenuhnya menjadi tanggung jawab tim dokter yang saat ini menangani korban.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil peran dalam menjamin seluruh biaya pengobatan agar keluarga tidak terbebani secara ekonomi.
Ia menegaskan keluarga tidak perlu lagi mencari bantuan pembiayaan melalui BPJS maupun sumber pendanaan lainnya karena seluruh kebutuhan perawatan akan ditanggung hingga proses pengobatan selesai.
2. Jangan pusing urusan biaya

Selain biaya rumah sakit, Dedi menyebut bantuan juga diberikan kepada keluarga korban yang saat ini harus mendampingi proses pengobatan di Bandung. Menurut dia, keluarga membutuhkan dukungan agar tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama fokus menjaga korban di rumah sakit.
"Keluarganya juga sudah saya bekali. Jadi selama menunggu anaknya tidak pusing lagi mengurus kebutuhan di rumah," ujarnya.
Karena itu, Dedi memastikan tidak ada kebutuhan mendesak yang mengharuskan keluarga membuka penggalangan dana untuk biaya perawatan korban.
3. Pastikan pelaku segera ditangkap polisi

Dalam kesempatan tersebut, Dedi juga mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian terkait penanganan kasus penyekapan yang menggegerkan publik tersebut.
Ia optimistis pelaku tidak akan lama lagi berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Jawa Barat. Selain itu, Dedi mengingatkan masyarakat, khususnya perempuan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan.
"Saya yakin tidak akan lama lagi pelakunya tertangkap," katanya.
Menurut Dedi, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir ketika warganya menjadi korban kekerasan. Karena itu, Pemprov Jawa Barat akan terus mengawal proses pemulihan korban sekaligus mendukung upaya penegakan hukum terhadap pelaku.
















