Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KPPG Bandung Pertanyakan Video 70 Ribu Motor Khusus SPPG Jabar
Ilustrasi SPPG di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
  • Video viral di TikTok menampilkan ribuan motor listrik berstiker BGN disebut untuk SPPG Jawa Barat, namun KPPG Bandung belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut.
  • Kepala KPPG Bandung, Ramzi, menyatakan belum ada kejelasan dari BGN mengenai jumlah, tujuan pengiriman, maupun penerima motor listrik yang terlihat dalam video itu.
  • Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan kebutuhan kendaraan operasional tinggi di 23 ribu SPPG serta dampak positif program MBG terhadap penjualan mobil dan motor nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
tahun lalu

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut program MBG meningkatkan penjualan sepeda motor merek Honda hingga 4,9 juta unit.

15 Februari 2026

Dadan Hindayana menjelaskan kebutuhan operasional SPPG yang memerlukan dua unit mobil per lokasi dan menyebut mobil Daihatsu Gran Max kini sulit dicari karena tingginya permintaan.

6 April 2026

Ramzi, Kepala KPPG Regional Bandung, menegaskan belum menerima informasi resmi terkait video viral ribuan motor listrik untuk SPPG Jawa Barat dan masih menunggu keterangan dari BGN.

kini

Video ribuan motor listrik berstiker BGN untuk SPPG Jabar masih menjadi perbincangan publik sementara klarifikasi resmi dari BGN belum disampaikan.

Tahun lalu

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut program MBG meningkatkan penjualan sepeda motor merek Honda hingga 4,9 juta unit.

15 Februari 2026

Dadan Hindayana menjelaskan kebutuhan operasional SPPG yang mencapai 46 ribu unit mobil dan menyebut mobil Daihatsu Gran Max kini sulit dicari di lapangan.

6 April 2026

Ramzi dari KPPG Regional Bandung menegaskan belum menerima informasi mengenai ribuan motor listrik untuk SPPG Jabar setelah video viral di media sosial.

kini

BGN belum memberikan keterangan resmi terkait keberadaan dan distribusi motor listrik untuk SPPG Jawa Barat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebuah video di media sosial menampilkan ribuan motor listrik berstiker Badan Gizi Nasional (BGN) yang disebut-sebut diperuntukkan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat, memicu pertanyaan publik.
  • Who?
    Kepala KPPG Regional Bandung, Ramzi, menyatakan belum menerima informasi resmi terkait motor listrik tersebut. Kepala BGN, Dadan Hindayana, sebelumnya menjelaskan kebutuhan kendaraan operasional untuk program SPPG dan dapur MBG.
  • Where?
    Video viral tersebut dikaitkan dengan wilayah Jawa Barat, sementara pernyataan klarifikasi disampaikan dari Kantor KPPG Regional Bandung.
  • When?
    Pernyataan Ramzi disampaikan pada Senin, 6 April 2026, setelah video tersebut ramai dibicarakan di media sosial sejak beberapa hari terakhir.
  • Why?
    Publik mempertanyakan kebenaran narasi dalam video yang menyebut ribuan motor listrik itu khusus dialokasikan untuk SPPG Jawa Barat karena belum ada penjelasan resmi dari BGN mengenai distribusinya.
  • How?
    Video berdurasi singkat memperlihatkan motor-motor masih terbungkus plastik dengan stiker BGN. Hingga kini belum ada kepastian mengenai tujuan pengiriman maupun jumlah unit yang sebenarnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada video di internet yang tunjukin banyak motor listrik buat orang SPPG di Jawa Barat. Motor itu masih dibungkus plastik dan ada stiker Badan Gizi Nasional. Banyak orang bingung soal motor itu. Pak Ramzi dari KPPG Bandung bilang dia belum tahu apa-apa tentang motor itu. Sekarang semua masih nunggu kabar dari Badan Gizi Nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meski video ribuan motor listrik menimbulkan tanda tanya, pernyataan dari Kepala BGN menunjukkan bahwa program MBG dan operasional SPPG telah memberi dorongan ekonomi yang nyata. Kebutuhan kendaraan meningkatkan penjualan mobil dan motor, sementara kolaborasi dengan UMKM seperti produsen tahu dan peternak susu memperkuat rantai pasok lokal serta menjaga keberlangsungan usaha kecil.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Jagat media sosial kembali heboh dengan adanya unggahan salah satu akun di Tiktok yang mengunggah video ribuan unit motor listrik untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat. Video tersebut menarasikan bahwa motor itu khusus untuk SPPG di Jabar karena paling banyak dapur MBG.

Dalam video singkat itu terlihat motor-motor tampak masih terbungkus plastik dan sudah dilengkapi stiker Badan Gizi Nasional (BGN). Hal ini mengundang tanya publik. Sementara, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi memastikan belum mendapatkan informasi mengenai hal ini.

"Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi terkait dengan motor listrik tersebut," ujar Ramzi saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2026).

1. Informasi masih belum diketahui kebenarannya

ilustrasi MBG (bgn.go.id)

Ramzi mengaku sudah melihat langsung video yang viral di media sosial itu. Hanya saja, dia belum bisa berkomentar lebih jauh karena sampai saat ini belum ada keterangan dari BGN mengenai kendaraan motor listrik untuk SPPG di Jabar.

"Kebetulan memang pernah liat di medsos terkait dengan adanya yang meng-upload terkait motor listrik," katanya.

Lebih lanjut, Ramzi juga belum mendapatkan informasi apakah motor tersebut benar ada beberapa yang dialokasikan untuk SPPG di Kota Bandung atau seperti apa.

"Tapi sampai sekarang saya pribadi belum mendapatkan informasi motor tersebut akan diserahkan ke siapa, dikirim ke mana dan jumlahnya berapa," ucapnya.

2. BGN akui industri otomotif dapat dampak positif dari MBG

Ilustrasi MBG. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

BGN sendiri belum memberikan informasi lebih pasti mengenai motor listrik untuk SPPG di Jabar ini. Hanya saja, sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan jika operasional SPPG atau dapur MBG membutuhkan mobil dan sepeda motor.

Di setiap SPPG, dibutuhkan minimal dua unit mobil. Kebutuhan itu menurutnya memberikan dampak positif pada penjualan mobil dan sepeda motor.

Dadan mengatakan, saat ini jumlah SPPG sekitar 23 ribu unit, maka kebutuhan mobilnya mencapai 46 ribu unit. Dia mengatakan, pengelola SPPG menggunakan Daihatsu Gran Max sebagai mobil operasional.

Dikarenakan tingginya kebutuhan akan mobil tersebut, menurut Dadan kini ketersediaannya di lapangan makin langka. “Dan sekarang itu termasuk mobil yang sulit dicari,” kata Dadan dikutip Minggu, (15/2/2026).

3. Banyak pegawai SPPG membeli kendaraan baru

Ilustrasi MBG. (IDNTimes/Tunggul Damarjat)

Dadan juga mengatakan jika program MBG meningkatkan penjualan sepeda motor merek honda, mencapai 4,9 juta unit tahun lalu.

“Di SPPG itu pegawainya sekarang 60 persen beli motor. Jadi kalau ada 50 orang, dikali 60 persen, artinya 30 orang beli motor,’ ucap Dadan.

Dadan mengatakan, program MBG juga menyelamatkan UMKM dari ambang kebangkrutan, salah satunya produsen tahu.

“Dan kemudian ada juga sekarang pabrik-pabrik susu atau peternak susu di Boyolali, di Bandung, sudah membuat susu pasteurisasi. Dan juga mereka sudah membuat satu cold storage yang bisa memasuk kebutuhan susu, di mana satu SPPG setiap hari butuh 450 liter susu,” ujar Dadan.

Editorial Team