Kondisi Korban Penyekapan Bandung Mulai Membaik di RSHS

- Kondisi YTR, korban penyekapan di Bandung, mulai membaik; ia sudah bisa berbicara, makan, dan duduk setelah sebelumnya dalam keadaan kritis.
- Tim medis RSHS masih fokus pada pemulihan fisik dan psikis YTR sebelum melakukan operasi lanjutan, dengan perawatan berupa pembersihan luka dan perbaikan gizi.
- Pelaku Taufik Hidayat telah ditangkap polisi di Majalaya pada 23 Juni 2026, sementara proses penyidikan kasus penyekapan dan penganiayaan masih terus berjalan.
Bandung, IDN Times - Kondisi YTR, korban penyekapan dan penganiayaan berat oleh Taufik Hidayat di kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung, berangsur pulih dari kondisi kritis. Pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung memastikan korban kini sudah bisa berbicara dan makan secara langsung.
"Untuk lukanya saat ini memang sudah ada perbaikan. Keadaan psikisnya juga sudah membaik. Yang bersangkutan sudah bisa mengobrol, sudah bisa makan, dan juga sudah bisa duduk," kata Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSHS Bandung, Fitra Hergyana, Kamis (25/6/2026).
1. Korban masih belum dilakukan operasi

Meski begitu, tim perawat RSHS Bandung masih fokus memulihkan kondisi umum YTR sebelum menjalani tindakan medis lanjutan. Fitra mengatakan, kondisi fisik dan psikis YTR perlu dipastikan stabil terlebih dahulu.
"Nah kita sambil menunggu untuk operasinya, yang penting adalah sekarang pemulihannya dulu. Setelah stabil, keadaan umumnya stabil, baru kita melaksanakan next step-nya," ucapnya.
Sejauh ini, Fitra mengungkapkan, rumah sakit masih belum memberikan tindakan operasi, tim disebutkannya baru berupa debridement atau pembersihan luka.
"Belum operasi, Bu. Saat ini kemarin dilakukan debridement. Debridement itu adalah pembersihan luka. Selain itu, keadaan umum dan gizinya juga sedang diperbaiki, begitu juga kondisi psikisnya," ungkapnya.
2. YTR bisa berbicara namun masih sedikit

Terkait kemampuan berkomunikasi korban, dia menyebut YTR sudah bisa berbicara dengan keluarga dan tim medis. Hanya saja, kata Fitra, intensitas komunikasinya masih terbatas karena masih dalam masa pemulihan.
"Untuk berkomunikasi, kebetulan bicaranya masih sedikit-sedikit ya, Mas, karena memang masih dalam masa pemulihan," katanya.
Hingga kini, pihak rumah sakit belum dapat memastikan jadwal operasi yang akan dijalani YTR. Tim dokter masih memantau perkembangan kondisi fisik dan mental YTR sebelum mengambil langkah medis berikutnya.
"Untuk estimasinya kami belum bisa memastikan berapa lama. Yang pasti keadaan psikisnya dipulihkan dulu, lalu gizinya diperbaiki sampai yang bersangkutan benar-benar sehat," jelasnya.
3. Polisi masih melakukan pendalaman penyidikan terhadap Taufik Hidayat

Sebagaimana diketahui, kasus YTR muncul ke publik setelah beredar di media sosial. Pihak keluarga korban kemudian membuat laporan kepolisian pada 12 Juni 2026. Sementara korban menjalani pengobatan di RSHS Bandung.
Penyidik Polda Jabar langsung melakukan serangkaian penyelidikan guna menangkap pelaku. Hasilnya, pada 23 Juni 2026, pelaku bernama Taufik Hidayat berhasil ditangkap di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung.
Hingga saat ini, proses penyidikan masih berlangsung. Taufik Hidayat kini dijebloskan ke sel khusus dengan pengawasan ketat.


















