Kloter 1 Embarkasi Kertajati Mulai Masuk Asrama Haji Indramayu

Indramayu, IDN Times – Aktivitas di Asrama Haji Indramayu resmi dimulai, Selasa (21/4/2026). Sebanyak 441 jemaah haji bersama 4 petugas mulai masuk asrama sebagai bagian dari persiapan keberangkatan menuju Tanah Suci melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
Menariknya, tidak ada seremoni penyambutan saat para jemaah tiba. Mereka langsung diarahkan untuk menjalani proses layanan agar bisa segera beristirahat.
1. Tanpa seremonial, jemaah langsung jalani proses di aula

Setibanya di asrama, para jemaah langsung diarahkan menuju aula untuk mengikuti tahapan layanan. Tidak adanya seremoni penyambutan membuat proses berjalan lebih cepat dan efisien.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Barat, Boy Hari Novian, mengatakan kebijakan ini diambil agar jemaah tidak kelelahan.
“Jemaah langsung kami terima tanpa seremonial agar waktunya lebih singkat dan mereka bisa segera beristirahat,” ujarnya.
Ia menargetkan seluruh proses di asrama dapat selesai dalam waktu kurang dari satu jam.
2. Cek kesehatan hingga pembagian kartu nusuk disiapkan

Di aula, jemaah dipisahkan antara laki-laki dan perempuan, lalu dipanggil satu per satu untuk menjalani pemeriksaan kesehatan ulang.
Selain itu, mereka juga menerima perbekalan (living cost) serta pembagian kartu nusuk sebagai identitas selama di Tanah Suci.
Menurut Boy, seluruh kebutuhan jemaah telah disiapkan, mulai dari tim kesehatan hingga tim distribusi perlengkapan.
“Semua sudah kami siapkan, termasuk kartu nusuk. Insyaallah berjalan lancar,” katanya.
Ia juga memastikan seluruh jemaah dalam kloter pertama hadir lengkap di Asrama Haji Indramayu.
3. Jemaah berangkat ke BIJB Kertajati pukul 05.00

Setelah seluruh proses selesai, jemaah akan beristirahat sebelum keberangkatan ke BIJB Kertajati pada Rabu (22/4/2026) dini hari. Jemaah dijadwalkan berangkat dari asrama sekitar pukul 05.00 WIB dan diperkirakan tiba di bandara pukul 08.00 WIB.
Penerbangan menuju Tanah Suci direncanakan lepas landas pukul 09.00 WIB. Sebelum itu, jemaah masih akan menjalani pemeriksaan X-ray terakhir.
“Kami beri waktu cadangan sekitar tiga sampai empat jam sebelum take off agar semua proses berjalan lancar,” jelas Boy.
Dengan skema ini, diharapkan seluruh rangkaian keberangkatan jemaah dari Indramayu dapat berlangsung tertib, cepat, dan nyaman bagi para jemaah.


















