Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Faunaland Menang Lelang, Bandung Zoo Bersiap Beroperasi Kembali

Faunaland Menang Lelang, Bandung Zoo Bersiap Beroperasi Kembali
Kunjungan masyarakat ke Bandung Zoo saat libur Nataru. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • PT Faunaland resmi memenangkan lelang pengelolaan Kebun Binatang Bandung setelah pencabutan izin Yayasan Margasatwa Tamansari oleh Kementerian Kehutanan.
  • Pemerintah Kota Bandung dan Kementerian Kehutanan akan menandatangani perjanjian kerja sama dengan Faunaland untuk menentukan kewenangan serta tanggung jawab operasional kebun binatang.
  • Sebelum beroperasi kembali, Faunaland wajib melengkapi izin Amdal dan izin lembaga konservasi, sementara Pemkot Bandung menginventarisir seluruh satwa yang ada di kebun binatang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bandung, IDN Times - Lembaga konservasi PT. Fauna Land Ancol (Faunaland) telah resmi ditetapkan sebagai pemenang beauty contest pengelola Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Perusahaan swasta tersebut nantinya akan mengoperasikan sepenuhnya Bandung Zoo setelah sebelumnya tutup pada Februari 2026.

Diketahui, penutupan Bandung Zoo ini sesuai dengan pencabutan izin Lembaga Konservasi (LK) pengelola lama, Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), oleh Kementerian Kehutanan. Wakil Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pun membenarkan bahwa lembaga konservasi tersebut menjadi pengelola resmi Bandung Zoo.

"Bandung Zoo sudah ada pemenangnya, Faunaland. Saat ini sedang pembicaraan selama dua hari untuk poin-poin PKS (Perjanjian Kerja Sama). Nah, setelahnya saya sudah bicara dengan Menteri Kehutanan langsung kemarin, dan kita bersepakat atas keputusan dari panitia lelang," ujar Farhan saat ditemui di Bandung, Kamis (11/6/2026).

1. Tahap selanjutnya yaitu pemenuhan izin

IMG_20260104_093102.jpg
Kondisi tempat wisata Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) saat akhir pekan, Minggu (4/1/2026). IDN Times/Debbie Sutrisno

Setelah tim panitia lelang yang terdiri dari Badan Keuangan dan Aset Daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan tenaga ahli dari Kementerian Kehutanan, menetapkan Faunaland sebagai pemenang lelang, tahap berikutnya tinggal melakukan perjanjian kerja sama.

"Berikutnya adalah melakukan kembali nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Bandung dengan Kementerian Kehutanan, dan Pemerintah Kota Bandung dengan pemenang lelang, dalam hal ini PT Faunaland," ucap Farhan.

Dalam perjanjian kerja sama, banyak poin yang akan dibahas salah satunya kewenangan apa saja yang akan diambil alih oleh PT Faunaland sebagai pengelola baru Bandung Zoo.

"Nah, nanti dari kesepakatan itu maka akan bisa ditentukan Pemerintah Kota Bandung akan bertanggung jawab terhadap berbagai macam biaya operasional itu apa saja dan sampai kapan, dan akan diambil alih oleh Faunaland sampai kapan," ujarnya.

2. Berharap Bandung Zoo bisa dibuka terlebih dahulu

IMG-20260326-WA0036.jpg
Harimau Bandung Zoo (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Kendati begitu, Farhan mengatakan, Faunaland juga harus mengantongi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), serta beberapa izin lainnya agar segera mengoperasikan Bandung Zoo.

"Selanjutnya akan ada proses yang cukup panjang untuk pengajuan izin operasional khusus Lembaga Konservasi Berbadan Hukum dari Kementerian Kehutanan kepada Faunaland di Kota Bandung, dan juga izin AMDAL dari Pemerintah Kota Bandung," tuturnya.

Selama proses pemenuhan persyaratan tersebut, Farhan belum bisa memastikan kapan Bandung Zoo bisa beroperasi. Namun, dia berharap agar Bandung Zoo bisa dibuka terlebih dahulu.

"Nah, itu prosesnya berlangsung lumayan lama, dan selama proses itu berlangsung kami akan mencari berbagai macam kemungkinan apakah tetap harus ditutup ataukah sudah boleh mulai dibuka," ujarnya.

Pemkot Bandung pun akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kementerian terkait soal kemungkinan Bandung Zoo bisa dibuka terlebih dahulu sembari menunggu pemenang lelang melengkapi semua izin dan persyaratan.

"Ini sedang dibicarakan. Dalam waktu dua hari ini semua akan diputuskan. Jadi pembicaraannya akan sangat intens terutama saya ini lagi mau balik lagi ke Jakarta ketemu sama Menteri Lingkungan Hidup dan ketemu sama Menteri Kehutanan untuk membicarakan hal-hal teknis mengenai pengelolaan lahan tersebut," ujarnya.

3. Hewan akan diinvetarisir mana saja yang milik Bandung Zoo dan titipan

IMG_20251226_131524_1.jpg
Kunjungan masyarakat ke Bandung Zoo saat libur Nataru. IDN Times/Debbie Sutrisno

Lebih lanjut, Pemkot Bandung dalam waktu dekat ini akan menginvetarisir seluruh hewan yang ada di Bandung Zoo, karena beberapa diantaranya masih ada yang statusnya merupakan titipan.

"Pada saat bersamaan juga kita akan menginventarisir beberapa satwa yang statusnya masih titipan dari lembaga konservasi yang lain, dan itu akan dibantu auditnya oleh Kementerian Kehutanan," tuturnya.

Disinggung mengenai alasan mengapa akhirnya Faunaland yang terpilih, Farhan mengakui tidak mengetahui secara detail karena hal tersebut ditentukan oleh panitia lelang.

"Kalau itu sebetulnya bukan saya menjawab, jangan saya, tapi ketua panitia lelang. Tapi kalau lihat dari dokumen yang terbuka memang skornya katanya yang paling tinggi, begitulah kira-kira," kata dia.

"Itu lelang terbuka, di mana semua peserta lelang juga hadir dan sudah menandatangani berita acara," ucap Farhan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More