Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kemenhaj Jabar: Tidak Ada Acara Pelepasan Jemaah Haji di Embarkasi

Kemenhaj Jabar: Tidak Ada Acara Pelepasan Jemaah Haji di Embarkasi
ilustrasi jemaah haji dan umrah (pexels.com/ Mutahir Jamil)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Kemenhaj Jawa Barat menegaskan tidak ada acara pelepasan jemaah haji di embarkasi Bekasi dan Indramayu, demi menjaga kondisi fisik jemaah agar tetap fit sebelum keberangkatan.
  • Jemaah akan langsung dikelompokkan sesuai rombongan dan menerima paspor tanpa seremonial tambahan, karena kegiatan panjang sebelumnya sering menyebabkan kelelahan hingga penurunan Hb darah.
  • Tahun ini kuota haji Jawa Barat berkurang menjadi 29.643 orang, dengan jadwal keberangkatan melalui Bandara Soekarno-Hatta dan BIJB Kertajati antara 22 April hingga 21 Mei 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Sejumlah calon jemaah haji asal Jawa Barat dijadwalkan mulai memasuki asrama pada Selasa (21/22/2026) hari ini. Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Jawa Barat memastikan, tidak ada semonial pelepasan jemaah haji di embarkasi Jakarta-Bekasi, dan Indramayu.

Kanwil Kemenhaj Provinsi Jabar pun mengimbau agar penyelenggara di kota kabupaten atau pemerintah daerah tidak menyelenggarakan pelepasan jemaah haji dengan rangkaian yang terlalu lama di daerah masing-masing.

"Kami imbau ke kemenhaj kabupaten kota, pejabat bupati wali kota bahwa di embarkasi Bekasi maupun Indramayu tidak ada lagi seremonial serah terima Jemaah haji. Jadi pelepasan jemaah cukup di daerah saja. Kalau di embarkasi kami tidak menerima hal itu," kata Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jawa Barat, Boy Hari Novian saat dikonfirmasi.

1. Pelepasan di daerah pun tidak boleh terlalu lama

Jemaah haji dan umrah
ilustrasi jemaah haji dan umrah (unsplash.com/konevi)

Jemaah haji asal Jabar akan memasuki asrama haji di Bekasi dan Indramayu. Boy mengatakan, semua jemaah nantinya langsung dikelompokkan sesuai dengan rombongan, dan diberikan paspor.

"Jadi tidak ada sambutan dan serah terima Jemaah lagi. Tujuannya apa? karena jemaah harus cukup istirahat," ucap Boy.

Menurut Boy, kegiatan pelepasan haji ini memang merupakan sebuah kebiasaan yang sudah lama melekat di masyarakat. Di sisi lain, para jemaah harus banyak beristirahat karena waktu ibadah akan menguras banyak energi.

"Jadi pelepasan jemaah itu sudah jadi kebiasaan ya. Misal jemaah sejak pukul 04.00 kumpul hanya untuk pelepasan lalu perjalanan ke asrama dan akhirnya mereka kelahan," ucapnya.

"Ini kejadian tiap tahun. Kelelahan ini membuat Hb darah turun, parahnya lagi kalua turun bisa sampai transfuse darah dan pada akhirnya tertinggal kloter," kata Boy.

2. Jemaah perlu beristirahat banyak

Ilustrasi jemaah haji Indonesia
Ilustrasi jemaah haji Indonesia (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Lebih lanjut, Boy menambahkan, calon jemaah jangan menganggap enteng soal kondisi fisik, sebab ketika cek kesehatan memiliki kondisi yang buruk maka tidak akan diberangkatkan pada tahun ini.

"Makanya jemaah harus banyak istirahat biar fit. Hb rendah ya tidak layak terbang dan ini terjadi tiap tahun. Jemaah kelalahan, sebelum ke asrama mereka di rumah banyak nerima tamu ditambah lagi ada seremonial yang memakan waktu, lalu malamnya tidak bisa tidur," jelasnya.

Meski begitu, Boy menyarankan agar pelepasan jemaah ini bisa dilakukan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan di daerah masing-masing.

Sebagai informasi, keberangkatan haji asal Jabar pada tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Hal ini dikarenakan kuota untuk wilayah Jawa Barat mengalami penyusutan sesuai dengan peraturan terbaru, jumlahnya 29.643 orang atau berkurang 9.080 jemaah dari tahun 2025.

3. Penerbangan calon jemaah haji dimulai besok

Ilustrasi jemaah haji Indonesia
Ilustrasi jemaah haji Indonesia (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Jemaah haji asal Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, dijadwalkan berangkat dari asrama Bekasi lewat Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada 22 April sampai 21 Mei 2026.

Sementara, sisanya Kabupaten Indramayu, Kota Bandung, Kabupaten Bekasi, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kota Cimahi, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Indramayu.

Kemudian, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Sumedang, Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung, dari asrama Indramayu diberangkatkan melalui, BIJB Kertajati pada 22 April sampai 20 Mei 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More