Bandung, IDN Times - Tingginya angka pengangguran lulusan sekolah menengah masih menjadi tantangan di pasar tenaga kerja Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan lulusan SMA dan SMK masih termasuk kelompok dengan tingkat pengangguran terbuka yang relatif tinggi dibandingkan beberapa jenjang pendidikan lainnya.
Di tengah kondisi tersebut, berbagai upaya dilakukan untuk memperluas kesempatan kerja, salah satunya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, sektor ini dinilai mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi salah satu perusahaan yang berupaya memperluas dampak pemberdayaan melalui pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha ultra mikro. Seiring bertambahnya jumlah nasabah, kebutuhan tenaga pendamping di lapangan juga terus meningkat.
Kondisi itu membuka peluang kerja bagi lulusan SMA/SMK di berbagai daerah, khususnya dari keluarga prasejahtera. Selain memperoleh pekerjaan formal, para tenaga pendamping juga mendapatkan kesempatan mengembangkan kompetensi hingga melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa yang disediakan perusahaan.
