Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
KDM Singgung Efektivitas WFH di Hari Pertama Kerja Setelah Lebaran
Halal bihalal pegawai Pemprov Jabar di Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Pegawai Pemprov Jabar kembali bekerja langsung setelah libur Lebaran dan menggelar halal bihalal bersama Gubernur serta sejumlah kepala daerah di Gedung Sate.
  • Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan efektivitas program WFH setiap Kamis yang sudah diterapkan Pemprov Jabar sebelum instruksi pemerintah pusat, dengan hasil administrasi dan realisasi anggaran yang baik.
  • Dedi menyoroti perlunya penguatan tenaga teknis dalam pelayanan publik dan berencana menambah SDM yang terlibat langsung di layanan teknis untuk meningkatkan efektivitas birokrasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
30 Maret 2026

Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali bekerja langsung setelah menjalankan Work From Anywhere (WFA). Pada hari yang sama digelar halal bihalal bersama Gubernur dan Wakil Gubernur di Gedung Sate, dihadiri sejumlah kepala daerah dan pejabat OPD.

30 Maret 2026

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyinggung efektivitas program Work From Home (WFH) yang telah diterapkan setiap Kamis sebelum adanya instruksi pemerintah pusat. Ia menilai program tersebut berjalan efektif dan mendukung kinerja administrasi serta realisasi anggaran.

30 Maret 2026

Pada kesempatan yang sama, Dedi menekankan pentingnya efektivitas birokrasi dan penguatan tenaga teknis dalam pelayanan publik. Ia menyatakan akan memperbanyak tenaga yang bekerja langsung pada layanan teknis kepada warga.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti efektivitas penerapan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemprov Jabar pada hari pertama kerja setelah libur Lebaran.
  • Who?
    Dedi Mulyadi bersama Wakil Gubernur, Sekda Herman Suryatman, sejumlah kepala daerah seperti Ali Syakieb dan Bobby Maulana, serta para kepala dinas Pemprov Jabar.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Gedung Sate, Kota Bandung, yang menjadi kantor pusat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
  • When?
    Pada Senin, 30 Maret 2026, bertepatan dengan hari pertama masuk kerja setelah libur Lebaran.
  • Why?
    Kegiatan dilakukan untuk memperkuat sinergi pembangunan antar daerah serta menegaskan pentingnya efektivitas birokrasi dan tenaga teknis dalam pelayanan publik.
  • How?
    Acara diawali dengan halal bihalal antara pejabat Pemprov dan kepala daerah, dilanjutkan sambutan Gubernur yang membahas pelaksanaan WFH dan arah kebijakan birokrasi ke depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari pertama kerja setelah Lebaran, orang-orang di kantor pemerintah Jawa Barat kumpul di Gedung Sate. Mereka salaman sama Pak Gubernur Dedi dan wakilnya. Banyak pejabat juga datang. Pak Dedi bilang kerja dari rumah tiap Kamis tetap jalan dan bagus hasilnya. Sekarang mereka mau bikin pegawai yang bantu warga lebih banyak lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kegiatan halal bihalal di Gedung Sate mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan para kepala daerah. Dalam suasana itu, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan efektivitas program WFH yang telah berjalan baik serta komitmen memperkuat tenaga teknis, menunjukkan arah birokrasi yang lebih efisien dan berorientasi pada pelayanan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai bekerja secara langsung setelah sebelumnya menjalankan work from anywhere (WFA) pada Senin (30/3/2026). Pada hari pertama kerja ini mereka melangsungkan halal bihalal bersama Gubernur dan Wakil Gubernur di Gedung Sate.

Berdasarkan pantauan IDN Times di lapangan, tidak hanya pegawai Pemprov Jabar yang ikut melangsungkan halal bihalal. Sejumlah kepala daerah turut datang ikut kumpul bersama gubernur dan pejabat Pemprov Jabar lainnya. Terlihat ada Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dan juga beberapa pejabat lainnya.

Ada pula Sekda Jabar, Herman Suryatman dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar turut hadir, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Raden Vini Adiani Dewi, Kepala Disparbud Jabar Sofyan, hingga Kepala BKD Jabar Dedi Supandi.

1. WFH diklaim berjalan efektif di Jabar

Halal bihalal pegawai Pemprov Jabar di Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM turut menyampaikan beberapa poin penting salah satunya yaitu penerapan work from home (WFH) yang diterapkan setiap Kamis di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat. Program ini diterapkan sebelum adanya instruksi pemerintah pusat.

"Kami sudah dari dulu jalankan WFH, dan efektif. Lihat saja produk pembangunannya, berhasil atau tidak. Selama ini administrasi berjalan dengan baik, kemudian realisasi belanja anggaran malah over," kata KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.

2. Pemprov Jabar lebih banyak pegawai struktural

Halal bihalal pegawai Pemprov Jabar di Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum konsolidasi antara Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dengan para kepala daerah guna memperkuat sinergi pembangunan di wilayah Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, Dedi pun menegaskan pentingnya efektivitas birokrasi serta penguatan tenaga teknis dalam pelayanan publik.

"Problema dari kami ini lebih banyak jabatan struktural, lebih banyak fungsi-fungsi yang menyuruh dibanding yang mengerjakan," ujarnya.

3. Nantinya layanan teknis akan diperbanyak

Halal bihalal pegawai Pemprov Jabar di Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Menurut Dedi, pemerintah membutuhkan lebih banyak sumber daya manusia yang terlibat langsung dalam pelayanan teknis. Oleh karena itu, ke depan, ia akan memperbanyak tenaga yang bekerja pada layanan-layanan yang bersifat teknis langsung.

"Dan ke depan itu saya akan mencoba memperbanyak tenaga yang bekerja pada layanan-layanan yang bersifat teknis langsung ke warga," kata dia.

Editorial Team