Bandung, IDN Times - Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad), Muradi memberikan analisis terhadap tingginya elektabilitas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) yang mengungguli Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam survei bursa calon presiden Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terbaru.
Survei SMRC menyatakan KDM berhasil mengantongi dukungan sebesar 35 persen, terpaut jauh di atas Prabowo yang hanya mendapatkan 14,5 persen.
Menurut Muradi, tingginya angka elektabilitas KDM tidak terlepas dari pola pendekatan komunikasinya yang dinilai berhasil membaca keinginan publik. Dia mengatakan, Dedi Mulyadi bisa menggabungkan gaya populis ala Joko "Jokowi" Widodo yang gemar membaur dengan masyarakat, namun tetap memiliki karakter yang komunikatif dan rasional.
"Itu yang tidak dibaca oleh Pak Prabowo selama dua tahun terakhir. Kan dia berkesan sangat elitis, sangat berjarak kalau saya lihat. Nah itu yang saya kira KDM punya persepsi agak berbeda dengan yang ada saat ini," ujar Muradi saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).
