Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Farhan Bantah Komunikasi dengan Erwin Mandeg: Tadi Juga Ngobrol

Kota Bandung
3 min read
Farhan Bantah Komunikasi dengan Erwin Mandeg: Tadi Juga Ngobrol
Walkot bandung muhammad farhan. Idn times
  • Wali Kota Bandung Farhan membantah komunikasi dengan Wakil Wali Kota Erwin Mandeg tidak lancar, dengan menyatakan keduanya masih berbicara, termasuk pada Jumat (25/9/2026).
  • Farhan meminta dinas fokus pada pemenuhan anggaran yang berkurang hingga akhir tahun, mengurangi kegiatan tidak perlu, dan menegaskan pembagian tugas telah sesuai aturan.
  • Erwin mengaku sejak dilantik jarang dilibatkan kegiatan Pemkot Bandung dan minim undangan OPD; aktivitasnya kini didominasi laporan serta undangan masyarakat terkait persoalan lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyebut bahwa komunikasi dengan Wali Kota Bandung, Farhan, masih belum lancar. Bahkan saat ini dia tidak banyak mendapatkan pekerjaan secara, serta hanya sekedar menghadiri acara undangan langsung dari masyarakat.

Terkait hal ini, Farhan menyebut bahwa dia selama ini masih melakukan komunikasi dengan Erwin dalam berbagai hal. "Ah, bisa, tadi ngobrol," kata Farhan ditemui di DPRD Bandung, Jumat (25/9/2026).

  1. 1. Kurangi kegiatan tidak perlu

    WhatsApp Image 2026-09-23 at 4.56.37 PM.jpeg
    Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno

    Terkait minimnya undangan dari kedinasan yang disebut Erwin, Farhan mengatakan bahwa pada dasarnya para dinas sekarang difokuskan mengejar pemenuhan anggaran yang memang sekarang mendapat pengurangan.

    "Jadi saya minta dinas fokus-fokus saja dulu. Jangan terpecah fokusnya untuk masalah yang sifatnya politis, biar dinas masuk ke teknokratis dulu," kata dia.

    Dengan jangka waktu yang mepet ke akhir tahun maka mesti ada efisiensi lebih tinggi sehingga dana cukup sampai bulan Desember berakhir.

    "Nah, kita fokus ke sana saja," paparnya.

  2. 2. Pembagian tugas sudah sesuai

    IMG_20260706_143251.jpg
    Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin. Dok Istimewa

    Mengenai pembagian tugas, lanjutnya, Farhan memastikan bahwa semua sudah sesuai dengan aturan. Sehingga ketika ada omongan bahwa komunikasi dan pembagian kerja tidak sesuai semua itu tidak tepat.

    Mengenai undangan acara Hari Jadi Kota Bandung (HKJB) ke-216 yang disebut tidak mengundang istri Erwin, Farhan mematikan bahwa undangan yang mengatur adalah protokol.

    "Yang saya tahu mah semuanya diundang," kata dia.

  3. 3. Erwin akui dari awal terpilih sudah jarang bicara

    IMG-20260925-WA0031.jpg
    Walkot bandung Erwin

    Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengaku sudah lama tidak dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan daerah (pemda) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Ia menyebut kondisi tersebut terjadi sejak awal dirinya dilantik sebagai Wakil Wali Kota Bandung.

    Erwin mengatakan, saat ini aktivitasnya lebih banyak berasal dari undangan masyarakat. Ia turun langsung ketika mendapat laporan mengenai berbagai persoalan, mulai dari masalah air, gorong-gorong, kebakaran, hingga persoalan sampah.

    “Kalau untuk kegiatan di pemerintahan, saya sudah tidak dilibatkan,” ujar Erwin saat ditemui usai apel Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216, Jumat (25/9/2026).

    Erwin mengatakan, dirinya tetap menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota Bandung, khususnya dalam fungsi pengawasan. Namun, ia mengaku tidak lagi mendapatkan banyak undangan dari organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengikuti kegiatan pemerintahan.

    Menurutnya, dalam sehari ia bisa menghadiri sekitar 11 hingga 12 kegiatan. Namun, sebagian besar kegiatan tersebut merupakan undangan dari masyarakat.

    “Saya sekarang kegiatan saya adalah undangan dari masyarakat aja. Ada masalah di lapangan, saya turun. Terkait masalah air, masalah gorong-gorong, masalah kebakaran, masalah yang lain-lain,” katanya.

    Erwin menyebut, hanya ada beberapa kegiatan pemerintahan yang masih mengundangnya. Salah satunya kegiatan dari Dinas Pendidikan yang berkaitan dengan pendidikan dan pelatihan.

    “Paling hanya dua kali ada undangan dari Dinas Pendidikan, untuk terkait diklat negara kalau tidak salah. Ya, hanya itu-itu aja sih,” ujarnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More