Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Peringati ke-216 HJKB, Wagub Erwan: Percepat Pembangunan Infrastruktur

Kota Bandung
3 min read
Peringati ke-216 HJKB, Wagub Erwan: Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pembangunan Halte BRT Bandung di kawasan Cicadas, Jalan A Yani yang berada di tengah jalan. (IDN Times/Yogi Pasha)
  • Wagub Jabar Erwan Setiawan mendorong percepatan pembangunan transportasi dan infrastruktur Bandung yang berdampak langsung bagi warga, dengan dukungan Pemprov terhadap program Pemkot.
  • Pada HJKB ke-216 bertema "Solidarity In Harmony", Wali Kota Muhammad Farhan menekankan Bandung sebagai kota terbuka, toleran, inklusif, serta penguatan SDM melalui sinkronisasi lintas pemerintahan dan masyarakat.
  • Pemkot Bandung memprioritaskan pengembangan BRT untuk menangani transportasi Cekungan Bandung serta melanjutkan pembangunan PSEL Legok Nangka sebagai bagian pengelolaan sampah berteknologi modern.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mendorong pembangunan transportasi dan infrastruktur di Kota Bandung. Hal itu disampaikan usai menghadiri upacara memperingati Hari Jadi ke-216 Kota Bandung (HJKB).

"Saya mendorong pembangunan di sektor transportasi dan juga pembangunan-pembangunan di infrastruktur yang langsung dirasakan oleh masyarakat," kata dia di Balai Kota Bandung, Jumat, 25 September 2026.

Dia menyebut bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan mendukung program-program yang dibuat oleh Pemkot Bandung. Karena itu, Erwan ingin setiap kolaborasi yang dilakukan dapat berjalan dengan baik.

Dalam momen ini, Erwan berharap masyarakat Kota Bandung semakin sejahtera dan maju di bawah kepemimpinan Wali Kota Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin.

"Saya secara pribadi dan juga atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengucapkan selamat Hari Jadi Kota Bandung yang ke-216," ucapnya.

  1. 1. Bandung harus jadi kota inklusif

    Ilustrasi Jembatan Layang Pasupati (Unsplash.com/Hani Fildzah)
    Ilustrasi Jembatan Layang Pasupati (Unsplash.com/Hani Fildzah)

    Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menuturkan, tema HJKB yang diangkat tahun ini yakni "Solidarity In Harmony". Tujuannya yaitu untuk mengangkat dan mengingatkan kembali peran Kota Bandung di kancah Internasional yang dibangun sejak tahun 1955.

    "Nah, tentunya Solidarity in Harmony ini juga membawa sebuah pesan bahwa Kota Bandung adalah kota dengan keterbukaan dan inklusivitas yang tinggi," ucapnya.

    Ia menyebut Solidarity In Harmony bukan hanya sekadar slogan, tetapi juga sebuah niat dari warga Kota Bandung untuk menjadi warga yang terbuka, penuh toleransi, dan solidaritas. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Kota Bandung ke arah yang semakin lebih baik.

    Farhan bilang, hal yang menjadi sorotan dalam peringatan HJKB ke-216 yakni penguatan sumber daya manusia (SDM) Kota Bandung. Menurutnya, SDM yang unggul perlu diiringi dengan sinkronisasi antara pemerintah, masyarakat, hingga pemerintah provinsi dan pusat.

    "Yang disorotnya, saya kira dalam hal ini sorotan kita adalah sumber daya manusia Kota Bandung yang memang unggul, dan bagaimana kita bisa selalu melakukan sinkronisasi dalam keharmonisan langkah," ujarnya.

    Keharmonisan tersebut, kata dia, tidak hanya dibangun antara Pemkot Bandung dengan masyarakat. Namun, juga perlu terjalin dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

  2. 2. Pastikan perbaikan kawasan dikebut

    IMG-20260925-WA0030.jpg
    Walkot bandung muhammad farhan. Idn times

    Terkait dorongan dari Wagub Jabar, Farhan mengatakan salah satu program yang tengah menjadi perhatian ialah pengembangan Bus Rapid Transit (BRT). Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari solusi persoalan transportasi di kawasan Cekungan Bandung.

    "Ini tantangannya memang tidak ringan sekali, karena BRT akan menjadi solusi dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi bagi penanganan transportasi di Cekungan Bandung," ungkapnya.

    Adapun cakupan Cekungan Bandung dalam program tersebut melibatkan sejumlah daerah. Mulai dari Kabupaten Sumedang, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, hingga Kota Bandung.

  3. 3. Urusan sampah pun jadi perhatian khusus

    WhatsApp Image 2026-09-21 at 11.31.33 AM (1).jpeg
    Pemkot Bandung Bangun Teknologi SRF di Gedebage Olah 300 Ton Sampah per Hari. Dok Diskomimfo bandung

    Selain transportasi, Farhan menegaskan Pemkot Bandung juga memiliki komitmen dalam pengelolaan sampah dengan teknologi modern. Salah satunya melalui pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka.

    "Mudah-mudahan groundbreaking-nya berjalan, sejak groundbreaking sampai sekarang pembangunannya berjalan terus di Legok Nangka. Itu kira-kira hal-hal yang penting yang perlu disampaikan mengenai harmonisnya Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat," katanya.

    Pembangunan PSEL Legok Nangka diharap dapat terus berjalan setelah proses groundbreaking dilakukan. Ia menyebut pembangunan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang terus didorong antara pemerintah daerah.

    "Mudah-mudahan groundbreaking-nya berjalan, sejak groundbreaking sampai sekarang pembangunannya berjalan terus di Legok Nangka. Itu kira-kira hal-hal yang penting yang perlu disampaikan mengenai harmonisnya Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat," pungkasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More