KPU Bandung Tetapkan 1.739.927 Daftar Pemilih untuk Ikut Pemilu 2019
Bandung, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung menetapkan sebanyak 1.739.927 daftar pemilih tetap (DPT) yang akan mendapatkan hak suara dalam pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, nanti.
Penetapan itu dilakukan KPU Kota Bandung dalam rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) ke-2 serta Perbaikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Bandung di Hotel Grand Cordela, Senin(18/2).
1. Data pemilih Kota Bandung jelang pemilu 2019 bertambah

Ketua KPU Kota Bandung Suharti menyebutkan, penetapan DPTb yang dilakukan saat ini mengalami perubahan data dari angka sebelumnya atau pada Pemilihan Umum Daerah (Pilkada) pada 2018, lalu. Menurut dia, pada DPT Pilkada Serentak 2018 jumlah pemilih di Kota Bandung hanya sebanyak 1,5 juta.
"Posisi pemilih kita di angka 1.739.927 jadi bertambah 5.275 dari DPT yang kita tetapkan Desember 2018. Ini juga karena banyak pemilih pemula yang sudah usia 17 tahun di tanggal 17 April 2019," kata Suharti seperti yang dilansir Antara.
2. KPU Bandung kekurangan surat suara untuk pileg dan pilpres 2019

Suharti mengungkapkan, dengan bertambahnya daftar pemilih tersebut optomatis terjadi kekurangan terhadap kertas suara untuk pelaksanaan pileg dan pilpres 2019, nanti. Karena itu, kata dia, KPU Kota Bandung akan menyampaikan kepada KPU pusat untuk meminta surat suara tambahan terkait bertambahnya jumlah pemilih tersebut.
"Surat suara yang dikirim ke kita adalah DPT ditambah dua persen plus DPTb (daftar pemilih tambahan). Sehingga data hari ini akan kita sampaikan ke KPU tentang surat suara yang dibutuhkan," ujar dia.
3. Pemkot Bandung bantu KPU untuk sukseskan pemilu

Sementara itu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku Pemerintah Kota Bandung siap membantu KPU untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019, nanti. Terkait, penetapan daftar pemilih, tentu saja KPU mengalami sejumlah kendala.
Menurut Yana, kondisi itu adalah hal yang wajar mengingat Kota Bandung merupakan kota metropolitan.
"Ini terus karena ini dinamis ya, ini kota metropolitan, tentunya ada perpindahan ada yang masuk, urban gitu ya. Memang perlu kerja ekstra lah. Penyelenggara pemilu ini untuk tadi, semua hak-hak warga negara itu terpenuhi," kata Yana usasi menghadiri rapat pleno rekapitulasi DPT yang dilakukan KPU Kota Bandung, Senin(18/2).
4. Pemkot Bandung berharap angka partisipasi pemilu 2019 tinggi

Yana berharap partisipasi pemilih pada Pemilu 2019, nanti bisa lebih tinggi dari angka partisipasi Pilkada 2018, lalu. Karena itu, Yana meminta KPU Kota Bandung dapat mengakomodir semua pemilik hak suara untuk bisa menyalurkan haknya.
"Jadi semua warga yang punya hak pilih dapat terpenuhi hak untuk memilihnya," ujar Yana.
Yana mengatakan, Pemkot Bandung akan berupaya agar Pemilu 2019 berkualitas. Pemilu yang berkualitas adalah ketika masyarakat bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar, terpeliharanya toleransi, serta terjaminnya hak-hak orang lain tanpa diskriminasi. Untuk itu juga, Pemkot Bandung akan membantu penyelenggara untuk mewujudkan hal tersebut.
"Saya optimistis forum ini bisa menghasilkan data pemilih yang akurat," ujar Yana.

















