Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi membongkar adanya praktik kecurangan dalam pengalokasian dana hibah. Di mana ada salah satu admin yang menguasai hingga bantuan ini terpusat dibeberapa kabupaten dan kota.
Bahkan, alokasi anggaran untuk beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kalah dengan besaran dana hibah ke beberapa kabupaten dan kota tersebut. Mulanya hal ini disampaikan Dedi Mulyadi melalui akun YouTube-nya.
Pada kesempatan itu, Dedi menginformasi adanya dugaan penyaluran hibah senilai Rp50 miliar dalam dua tahun berturut-turut. Nilai yang sangat jauh berbeda dari anggaran Satpol PP tahun 2024 yang hanya Rp500 juta ditambah belanja pegawai sebesar Rp2 miliar.
