Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dedi Mulyadi Pulangkan Ratusan Orang Penyapu Koin Jalur Pantura Jabar
Pemudik padati jalur Pantura Cirebon sebelum diberlakukan larangan mudik. IDN Times/Wildan Ibnu
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memulangkan ratusan penyapu koin di Jalur Pantura dan memberi kompensasi agar mereka tidak beraktivitas selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026.
  • Pemprov Jabar menyiapkan kompensasi Rp50.000 per orang per hari selama 12 hari, dengan syarat para penyapu koin tidak kembali ke jalan demi keselamatan pengguna jalan.
  • DPMD Jabar mendata lebih dari 150 penyapu koin di Indramayu dan Subang, memastikan hanya orang dewasa yang menerima kompensasi, sementara anak-anak dilarang ikut bekerja di jalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
17 Maret 2026

DPMD Jabar melakukan pendataan dan validasi terhadap para penyapu koin di Desa Sukra, Indramayu dan Desa Karanganyar, Subang. Tercatat masing-masing 104 dan 55 orang terlibat dalam aktivitas tersebut.

18 Maret 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan pemberian kompensasi kepada para penyapu koin agar tidak beraktivitas selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026. Ia meminta mereka pulang ke rumah dan menjanjikan paket uang lebaran.

Idul Fitri 2026

Pemprov Jabar melarang aktivitas penyapu koin selama enam hari sebelum dan enam hari setelah Idul Fitri. Kompensasi Rp50.000 per orang per hari diberikan bagi yang mematuhi larangan tersebut.

kini

Pemprov Jabar menyiapkan penyesuaian data agar dana kompensasi segera disalurkan dari anggaran BTT. Aparat desa diminta mempercepat proses pendataan ulang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat memulangkan dan memberikan kompensasi kepada ratusan penyapu koin di Jalur Pantura agar tidak beraktivitas selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar serta aparat desa di Indramayu dan Subang.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di sekitar Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu–Subang, termasuk Desa Sukra di Indramayu dan Desa Karanganyar di Subang.
  • When?
    Tindakan dilakukan pada pertengahan Maret 2026 menjelang arus mudik Idul Fitri, dengan pendataan terakhir pada Selasa, 17 Maret 2026.
  • Why?
    Kebijakan ini bertujuan menjaga kelancaran lalu lintas mudik serta keselamatan pengguna jalan dan para penyapu koin yang berisiko bekerja di bahu jalan nasional.
  • How?
    Pemprov Jabar memberikan kompensasi Rp50.000 per orang per hari selama 12 hari kepada penyapu koin dewasa yang berhenti beraktivitas, didanai dari anggaran BTT provinsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Dedi Mulyadi suruh orang-orang yang nyapu koin di jalan pulang ke rumah. Mereka banyak di jembatan antara Indramayu dan Subang. Pak Dedi kasih uang ganti supaya mereka gak nyapu koin pas mudik lebaran, biar aman dan lancar. Anak-anak juga disuruh gak ikut nyapu. Sekarang datanya lagi dicek buat kasih uangnya cepat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan kompensasi kepada para penyapu koin menunjukkan upaya pemerintah yang manusiawi dan terukur dalam menjaga keselamatan serta ketertiban arus mudik. Dengan melibatkan DPMD dan perangkat desa untuk pendataan, kebijakan ini tidak hanya menertibkan tradisi berisiko, tetapi juga memastikan warga tetap memperoleh penghasilan secara aman dan tertata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja memberikan kompensasi untuk menertibkan ratusan penyapu koin yang berada di sekitar Jembatan Sewo, perbatasan Indramayu-Subang. Mereka diminta tidak lagi menyapu koin selama mudik lebaran 2026.

Dedi Mulyadi mengatakan pemberian kompensasi ini dilakukan agar kelancaran arus mudik maupun balik Idulfitri 2026 bisa berlangsung, sekaligus menjamin keselamatan bagi pengguna jalan dan para penyapu koin yang berada di bahu jalan nasional tersebut.

"Pemprov Jabar akan memberikan kompensasi," katanya dalam keterangan, Rabu (18/3/2026).

1. Para penyapu koin diminta pulang, tidak ke jalan

Gubernur Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Menurutnya jumlah para penyapu koin musiman bertambah terutama saat momentum arus mudik lebaran. Dedi yang menemui langsung para penyapu koin tersebut meminta seluruh aktivitas yang sudah menjadi tradisi tersebut segera dihentikan.

"Mau lebaran di pinggir jalan nyari koin, panas, bahaya. Saya minta pulang ke rumah masing-masing, nanti saya kasih paket uang lebaran," katanya.

Dedi meminta para penyapu koin ini bisa mematuhi permintaannya karena pemberian kompensasi dipastikan akan segera diberikan. Ia juga meminta agar anak-anak tidak dibawa menjadi penyapu koin karena risiko bahaya.

"Saya minta pulang, tinggal di rumah," katanya.

2. Dilarang beraktivitas selama 12 hari

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar Ade Afriandi mengatakan, Gubernur sudah menginstruksikan agar DPMD dan OPD terkait menangani urusan para penyapu koin selama arus mudik dan arus balik.

"Arahan gubernur, terkait para penyapu koin mereka tidak boleh beraktivitas selama 12 hari. Enam hari menjelang Idulftiri dan setelah Idulfitri, tidak beraktivitas," katanya.

Gubernur juga sudah meminta agar skema kompensasi diberikan pada para penyapu koin seperti layaknya pemberian kompensasi pada para sopir angkot, penarik becak, dan andong di jalur mudik.

"Selama tidak beraktivias, ada kompensasi dari Pemprov sebesar Rp50.000 per orang per hari, dikali 12 hari," ujar Ade.

3. Ada ratusan orang yang terdata sebagai penyapu koin

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

DPMD Jabar sendiri sudah melakukan pendataan dan memvalidasi pada Selasa (17/3/2026) lalu, di mana tercatat di Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Indramayu ada 104 penyapu koin. Semetara di Desa Karanganyar, Kecamatan Pusaka Jaya, Subang, ada 55 orang.

Namun setelah selesai pendataan, Ade mengakui jika di lapangan muncul para penyapu koin musiman yang berasal dari dua desa tersebut serta datang dari desa lain.

"Perintah Pak Gubernur, mereka kembali didata untuk mendapatkan kompenesasi, tapi hanya orangtuanya, untuk anak-anak tidak, syaratnya sama tidak menjadi penyapu koin selama mudik dan arus balik," tuturnya.

Ade berharap proses penyesuaian pendataan oleh aparat desa bisa cepat dituntaskan agar pemberian kompensasi segera dilakukan sore hari ini. Adapun dana kompensasi diambil dari mata anggaran BTT Pemprov Jabar.

Untuk diketahui, penyapu koin musiman ini bermunculan di lapangan meski sebelumnya sudah ditertibkan dan diberikan arahan oleh aparat keamanan. Namun mereka kembali ke jalan karena faktor ekonomi dan alasan kebiasaan yang sudah berlangsung sejak lama.

Editorial Team