Bandung, IDN Times - Dugaan pungutan liar masih banyak terjadi dalam pelayanan publik di Jawa Barat. Gubernur Dedi Mulyadi pun turut menyoroti praktik-praktik tersebut dan dipastikan akan dilakukan kepada oknum yang memanfaatkan warga dalam mengakses pelayanan.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, di mana video dugaan pungutan liar saat pembayaran pajak mobil viral di media sosial. Seorang warga mengaku diminta tambahan uang sebesar Rp700.000 agar proses pembayaran pajak kendaraannya bisa dilakukan.
Video itu diunggah di salah satu akun TikTok yang mana dalam rekaman itu disebutkan ada biaya tambahan untuk "nembak" KTP pemilik asli kendaraan.
