Dedi Mulyadi Mengundurkan Diri dari Partai Golkar Jelang Pemilu 2024

Bandung, IDN Times - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi mengundurkan diri dari Partai Golkar. Pengunduran diri mantan Bupati Purwakarta dua periode ini bertepatan dengan rangkaian Pemilu 2024.
Surat pengunduran tertuang dalam surat bermaterai tertanggal Rabu (10/5/2023).
Isi surat pengunduran diri ini ada dua lembar. Inti dari surat itu adalah pengunduran diri sebagai kader Partai Golkar dan DPR RI dari Partai Golkar.
Meski begitu, surat ini belum diteken Ketua Umum Parti Golkar, Airlangga Hartarto, dan Sekertaris Jendral Parti Golkar, Letnan Jendral (P) Lodewijk Freidrich Paulus.
1. DPD Partai Golkar Jabar sudah dapat informasi ini

Menjawab persoalan ini, Ketua Harian DPD Golkar Jabar, Daniel Mutaqien mengatakan, informasi surat pengunduran sudah diterima. Namun, ia masih belum memastikan secara langsung, sebab surat ini baru diketahuinya dari Partai Golkar Purwakarta.
"Iya dari Sekretaris Purwakarta, beliau yang ditelepon langsung oleh Pak Dedi, Amar Sanusi ketua DPRD Purwakarta," ujar Daniel, Kamis (11/5/2023).
2. DPD Partai Golkar Jabar bertolak ke Purwakarta

Untuk kebenaran informasi ini, Daniel menjelaskan, Golkar Jabar sedang menelusuri kepastian surat tersebut. Sehingga, ia belum bisa berkomentar terlalu jauh mengenai alasan dan beberapa hal lainnya.
"Kalau betul atau tidaknya kami belum konfirmasi kepada beliau, kami dapat juga dari pesan WhatsAp dan sekretaris Golkar Purwakarta. Hari ini kami mau bergerak meminta konfirmasi kepada rekan di Purwakarta tentang kebenaran hal tersebut," katanya.
3. Surat belum diketahui, apakah sudah sampai ke DPP?

Daniel juga belum mengetahui secara pasti apakah surat pengunduran diri ini sudah ditandatangani atau belum oleh DPP Parti Golkar.
Dia menjelaskan, saat ini akan memastikan terlebih dahulu beberapa hal soal pengunduran diri Dedi Mulyadi.
"Sampai saat ini belum ada konfirmasi sampai atau belum ke DPP," kata dia.

















