Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan sistem perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu). Sistem ini nantinya diberikan untuk memutus rantai perbaikan rutilahu yang terkesan politis.
Biasanya perbaikan rutilahu sendiri diberikan kepada beberapa pihak yang kabarnya ditunjuk atas kepentingan politik. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan hal tersebut tidak bakal terjadi lagi karena nantinya sistem akan dibuka secara transparan.
Dedi mengatakan, program tersebut akan mulai diterapkan di Jawa Barat melalui kerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
"Program ini mulai dari Jawa Barat karena Kementerian PKP bekerja sama dengan Pemprov Jabar," kata Dedi, Kamis (2/4/2026).
