Atasi Stunting di Bandung, Dandan-Arif Ingin Optimalkan Pemberian Gizi

Bandung, IDN Times - Kota Bandung saat ini masih tinggi dalam anga stunting atau bayi dengan gizi buruk. Persoalan ini menjadi perhatian semua pihak termasuk pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Bandung, Dandan-Arif.
Dalam pengentasan untuk sampai pada new zero stunting, Arif menyebut bahwa dia ingin memperkuat peran kader Posyandu agar bisa memberikan makanan bergizi pada anak-anak khususnya pada 1.000 hari kelahiran. Gizi anak ini harus diberikan secara optimal agar nantinya anak dengan stunting tidak ditemukan lagi di Kot Bandung.
"Jadi pemantauan gizi ini oleh kader Posyandu selain dengan melihatkan kader juga harus intensif mereka ditingkatkan. Anggaran untuk gizi bayi juga harus dinaikkan sehingga nantinya angka stunting bisa turun dengan sendirinya," kata dia.
Menuru Arif, penurunan stunting pun harus bisa dilakukan dengan kolaborasi semua pihak. Sebab, kasus ini tidak akan hilang ketika strateginya hanya dilakukan oleh pemerintah daerah saja tanpa bantuan masyarakat secara keseluruhan.
Dari data Dinkes Kota Bandung, angka stunting di Kota Bandung relatif masih tinggi yaitu 16,3 persen dan belum memenuhi target yang diinginkan pemerintah pusat yaitu 14 persen di akhir tahun 2024. Sejumlah langkah intervensi harus terus dilakukan untuk mencapai target itu.


















