Sukabumi, IDN Times - Fenomena El Nino yang melanda Kota Sukabumi membawa perubahan tak terduga pada peta penyakit menular. Di saat penyakit musim kemarau seperti ISPA, diare, hingga pneumonia mencatatkan penurunan kasus, ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) justru melonjak tajam.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi mencatat kasus ISPA melandai ke angka 948 kasus, dari sebelumnya 1.020 kasus di bulan Juli. Kasus diare juga turun dari 360 menjadi 303 kasus, sedangkan pneumonia terjun bebas dari kisaran 45–47 kasus menjadi 30 kasus saja.
Sayangnya, penurunan ini berbanding terbalik dengan grafik kasus DBD yang terus merangkak naik hingga menyentuh total 402 kasus sepanjang Januari–Agustus 2026, dengan Kecamatan Citamiang sebagai wilayah sebaran tertinggi.
"Penyakit lain kalau menurun tentu kita bahagia. Tapi yang naik ini DBD justru. Masyarakat tahunya musim hujan itu DBD naik, padahal justru harus waspada di musim kemarau ini," ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi, Dena Yuliana, Rabu (9/9/2026).
