Video Napi Makan-makan di Sel Rutan Kebon Waru Viral, Ini Faktanya

- Video warga binaan makan bersama di sel Rutan Kebon Waru, Bandung, viral dengan narasi adanya traktiran dari uang hasil penipuan perempuan dan TKW.
- Kakanwil Ditjenpas Jabar Yudi Suseno membenarkan video tersebut, tetapi menegaskan peristiwa itu terjadi pada 2024 di Blok F, bukan kejadian terbaru.
- Petugas dan warga binaan terkait telah dikenai sanksi; seluruh penghuni yang muncul dalam video sudah dimutasi, sementara kondisi sel kini telah diubah dan diperiksa kembali.
Bandung, IDN Times - Sebuah video yang memperlihatkan warga binaan atau narapidana tengah berkumpul makan-makan di sebuah sel, viral di media sosial. Narasi dalam video itu menyatakan Narapidana atau Rutan tersebut berasal dari salah satu lapas di wilayah Bandung.
Berdasarkan video yang beredar, dalam video tersebut juga membawa narasi bahwa warga binaan ini ditraktir makan-makan dari salah seorang narapidana yang uangnya hasil dari penipuan perempuan dan TKW. Warganet pun kemudian mempertanyakan mengenai kebenaran video tersebut.
1. Aktivitas dalam video tersebut terjadi pada tahun 2024

ilustrasi Rutan KPK (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Barat, Yudi Suseno mengatakan, video itu memang benar adanya di wilayah Jabar tepatnya di Rutan Kebon Waru. Hanya saja, informasi itu keliru karena kejadiannya terjadi di 2024.
"Itu kejadian 2024, dan karutan beserta yang terkait sudah diberi sanksi termasuk warga binaannya," ujar Yudi saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).
2. Video tersebut bukan peristiwa baru terjadi

Lapas Sukamiskin, Kota Bandung. (ANTARA News/Bagus Ahmad Rizaldi) Yudi juga sudah mengkonfirmasi langsung ke petugas terkait dan meminta untuk menelusuri lebih lanjut informasi ini. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan tidak ditemukan adanya sel dengan kondisi seperti di dalam video yang beredar.
"Kami sudah cek langsung, dan itu kejadian terjadi di tahun 2024 di Blok F. Sekarang sudah tidak ada yang menggunakan wallpaper dan dicat semua. Kami cek kembali semua warga binaan yang di video di atas sudah dimutasi ke beberapa UPT di Jawa Barat," tegasnya.
3. Warganet menduga pelaku menggunakan modus love scam

ilustrasi love scam (pexels.com/RDNE Stock project) Video ini pun sontak membuat warganet ramai-ramai menyampaikan komentarnya. Mereka turut melontarkan pernyataan mengapa warga binaan di dalam sel bisa melakukan aksi penipuan terhadap perempuan dan TKW.
"Itu kan di transfer yah, gimana cara ambil duit ke ATM nya kan dipenjara? apa suruh orang luar," kata salah satu warganet.
Kemudian, warganet lainnya juga berkomentar, perbuatan yang dilakukan oleh warga binaan tersebut adalah love scam di mana mayoritas korban memang perempuan usia lanjut.
"Ini love scam, biasanya yang kena itu ibu-ibu TKW. Mereka kenalan pakai profile picture pelaut atau tambang batu bara, dijanjiin ini itu disayang-sayang akhirnya kepincut," kata warganet lainnya.


















