Bandara Ditutup Imbas Erupsi Krakatau, Daop 2 Tak Tambah Perjalanan

- KAI Daop 2 Bandung memastikan perjalanan kereta tetap normal tanpa pembatalan, penambahan perjalanan, maupun gerbong meski hujan abu Anak Krakatau melanda Bandung Raya.
- Jumlah penumpang kereta dari Bandung meningkat pada 5–7 September, dengan kenaikan sekitar 10–12 persen dibandingkan pekan sebelumnya, dipengaruhi periode libur dan bukan semata penutupan bandara.
- Bandara Husein Sastranegara membatalkan 14 penerbangan yang berdampak pada 1.365 penumpang; penutupan hingga pukul 18.00 WIB disertai layanan pemulihan dari InJourney Airports.
Bandung, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia, Daop 2 Bandung memastikan tidak ada penambahan gerbong kereta di wilayahnya di tengah dampak Abu vulkanik dari erupsi Gunung Berapi Anak Krakatau. Perjalanan kereta dipastikan berjalan normal tidak ada pembatalan.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, sejak hujan abu terjadi di wilayah Bandung dan sekitarnya pada Minggu kemarin, perjalanan kereta tetap normal. Hal ini juga berlaku hingga hari ini, tidak ada pembatalan atau penambahan gerbong kereta.
"Kalau dari Daop 2 kami tidak ada penambahan kereta ataupun perjalanan. Semua berjalan normal seperti biasa," ujar Kuswardojo saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).
1. Daop 2 akui ada peningkatan penumpang

Kereta Api Papandayan, Dok. Humas Daop 2 Bandung Kendati begitu, Daop 2 Bandung mencatat memang ada peningkatan jumlah penumpang pada hari Sabtu-Minggu kemarin. Namun, peningkatan ini bukan sepenuhnya limpahan dari masyarakat yang batal menggunakan pesawat karena penutupan bandara dampak dari abu vulkanik.
Daop 2 Bandung mencatat KA keberangkatan Bandung pada Sabtu 5 September sebanyak 5.880 penumpang, Minggu 6 September 5.080 penumpang dan Senin 7 September sampai jam 14.00 WIB ada 5.181 penumpang.
"Data itu jika dibandingkan pekan lalu di hari Sabtu 29 Agustus sampai 5.396, Minggu 30 Agustus mencapai 4.801 dan senin 31 Agustus sebanyak 4.658," kata dia.
2. Ada faktor lain yang membuat adanya peningkatan penumpang

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo (IDN Times/Azzis Zulkhairil) Dari data tersebut, Kuswardojo memastikan, penambahan penumpang bukan hanya disebabkan adanya tambahan dari penumpang terdampak pemutusan bandara. Melainkan, bertepatan dengan hari libur yang mana masyarakat banyak melakukan perjalanan.
"Dari data di atas keberangkatan dari Bandung khusus untuk hari ini ada peningkatan sekitar 10 -12 persen dibandingkan minggu lalu, tapi tentunya hal tersebut tidak hanya dikarenakan adanya erupsi namun juga dikarenakan pada minggu lalu baru saja libur panjang Maulid Nabi," tuturnya.
3. Perjalanan kereta api tetap normal

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo (IDN Times/Azzis Zulkhairil) Lebih lanjut, Daop 2 Bandung menegaskan, abu vulkanik yang kininturin di sebagian wilayah Jawa Barat termasuk Bandung Raya, tidak membuat dampak signifikan terhadap perjalanan kereta api. Kuswardojo juga memastikan, sampai saat ini abu tidak menghalangi kereta api.
"Alhamdulillah tidak ada gangguan di wilayah Daop 2 Bandung, perjalanan kereta api tetap normal, tidak terkendala," ucapnya.
Sebelumnya, General Manager Bandara Husein Sastranegara, Granito W Hindrawan, mengungkapkan, ada 14 penerbangan yang dibatalkan hari ini baik keberangkatan dan kedatangan dampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Jadi pada hari ini ada 14 flight yang dibatalkan, 7 keberangkatan dan 7 kedatangan. Untuk yang kedatangan itu yang Palembang, Kualanamu, Denpasar, Balikpapan, Surabaya, Pangandaran, dan Halim. Itu semua yang akan menuju ke Bandara Husein Sastranegara Bandung dibatalkan," katanya.
"Begitu juga yang akan diberangkatkan menuju Palembang, kemudian menuju Denpasar, Surabaya, Balikpapan, Kualanamu, Halim, dan Pangandaran. Total penumpang yang terdampak itu 1.365 penumpang," sambungnya.
Berdasarkan informasi terbaru, penutupan Bandara Husein Sastranegara Bandung akan dilakukan hingga Senin (7/9/2026) pukul 18.00 WIB. Hal serupa juga diberlakukan untuk tiga badara lain yaitu Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Radin Inten II Lampung.
PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memastikan penanganan penumpang terdampak terus dilakukan melalui Service Recovery Activation (SRA) hingga bandara dinyatakan kembali dibuka. Bentuk layanan tambahan tersebut antara lain pemberian makanan dan minuman ringan, penyediaan area khusus di terminal, serta asistensi staf bandara bagi penumpang terdampak.
"Penanganan penumpang terus kami lakukan hingga bandara dinyatakan kembali dibuka. Selain di empat bandara terdampak abu vulkanik, SRA diterapkan juga di bandara-bandara yang memiliki penerbangan menuju bandara terdampak, disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing bandara," ujar Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim dalam keterangan tertulisnya.


















