Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Anggaran Proyek Penataan Plaza Depan Gedung Sate Capai Rp15,8 Miliar
Halal bihalal pegawai Pemprov Jabar di Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Pemprov Jabar menyiapkan anggaran Rp15,82 miliar dari APBD 2026 untuk proyek penataan Plaza Gedung Sate yang akan menghubungkan area tersebut dengan Lapangan Gasibu.
  • Sekda Jabar Herman Suryatman menyebut desain dan detail proyek masih dalam tahap pengecekan internal, namun menegaskan seluruh proses akan dilakukan secara transparan sesuai arahan Gubernur Dedi Mulyadi.
  • Gubernur Dedi Mulyadi berencana memindahkan upacara Hari Kemerdekaan ke depan Gedung Sate serta memperkuat identitas budaya Sunda melalui renovasi gerbang candi bentar senilai Rp3,9 miliar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
17 Agustus 2025

Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan keinginannya memindahkan pusat upacara Hari Kemerdekaan dari Lapangan Gasibu ke halaman depan Gedung Sate seusai upacara HUT ke-80 RI.

APBD Perubahan 2025

Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan dana Rp3,9 miliar untuk revitalisasi pagar dan gapura Gedung Sate dengan konsep budaya Sunda.

11 April 2206

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan proyek penataan Plaza Gedung Sate masih dalam tahap pengecekan internal dan menegaskan arahan transparansi dari Gubernur Dedi Mulyadi.

APBD 2026

Anggaran sebesar Rp15,82 miliar tercantum di laman SiRUP untuk proyek penataan Plaza Gedung Sate yang akan menghubungkan area tersebut dengan Lapangan Gasibu.

kini

Proyek penataan Plaza Gedung Sate telah muncul di laman SiRUP, sementara proses pembangunan gerbang candi bentar masih berlangsung meski belum sepenuhnya selesai.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Proyek penataan Plaza depan Gedung Sate dengan anggaran Rp15,82 miliar yang bersumber dari APBD 2026 di bawah Biro Umum Pemprov Jawa Barat.
  • Who?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Sekretaris Daerah Herman Suryatman dan Gubernur Dedi Mulyadi sebagai pengarah utama proyek.
  • Where?
    Area depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, yang direncanakan terhubung dengan Lapangan Gasibu.
  • When?
    Rencana proyek tercantum dalam APBD 2026; pernyataan terakhir disampaikan pada Sabtu, 11 April 2206.
  • Why?
    Pemerintah ingin memperkuat fungsi Gedung Sate sebagai pusat kegiatan dan ikon budaya Jawa Barat serta menghubungkannya dengan Lapangan Gasibu untuk pemanfaatan publik lebih luas.
  • How?
    Pekerjaan fisik dilakukan melalui e-purchasing senilai Rp15,037 miliar, ditambah jasa konsultasi perencanaan dan pengawasan; pelaksanaan dijanjikan transparan sesuai arahan gubernur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Gedung Sate di Bandung mau dibagusin lagi, uangnya banyak banget sampai lima belas miliar lebih. Katanya nanti plaza di depannya akan disambung sama Lapangan Gasibu biar jadi satu tempat. Pak Gubernur Dedi dan Pak Herman yang ngatur semua ini. Sekarang masih dicek dulu rencananya, belum mulai dibangun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rencana penataan Plaza Gedung Sate menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat identitas budaya dan memperindah ruang publik ikonik daerahnya. Dengan anggaran yang jelas, proses transparan, serta arahan berbasis kajian teknokratis, proyek ini berpotensi menghadirkan kawasan yang lebih tertata, representatif, dan mencerminkan kebanggaan terhadap warisan Sunda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Anggaran untuk penataan Plaza Gedung Sate kini sudah muncul di laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP). Dalam laman tersebut tercantum anggaran proyek ini mencapai Rp15,82 miliar berasal dari APBD 2026 di bawah Biro Umum Pemprov Jabar.

Adapun rincian proyek penataan yang akan dilakukan di depan Gedung Sate ini meliputi pekerjaan fisik (e-purchasing) sebesar Rp15,037 miliar, jasa konsultasi perencanaan Rp321,3 juta, dan jasa konsultasi pengawasan Rp464,3 juta. Total keseluruhan mencapai Rp15,82 miliar.

Proyek ini rencananya akan menyambungkan Gedung Sate dengan lapangan Gasibu yang berada di Jalan Diponegoro. Meski begitu, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman memastikan masih belum mengetahui gambaran proyek ini akan seperti apa.

1. Sekda belum mengetahui gambaran proyek ini akan seperti apa

Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Herman mengatakan, gambaran jelas proyek tersebut masih dalam tahap pengecekan internal sehingga belum jelas apakah nantinya Jalan Diponegoro yang menjadi pemisah dengan Lapangan Gasibu akan ditutup atau seperti apa.

"Nanti kami akan informasikan, saya akan cek-cek dulu desain dan sebagainya. Yang jelas ini adalah arahan Pak Gubernur ya dan tentu berdasarkan kajian teknokratis. Untuk apa? Ya untuk memberikan manfaat yang jauh lebih besar," ujar Herman, Sabtu (11/4/2206).

Sekda Jabar memastikan, proyek ini akan dikerjakan secara transparan baik dari lelang dan juga pengerjaan nantinya. Dia mengatakan, hal tersebut merupakan arahan dari Gubernur Dedi Mulyadi secara langsung.

"Nanti saya cek-ricek dulu detailnya. Nanti kami informasikan, kapan waktunya, seperti apa bentuknya dan sebagainya. Dan Pak Gubernur meminta kami transparan," ucapnya.

2. Dedi Mulyadi sebut Pemprov Jabar kurang tempat untuk lapangan upacara

Halaman Gedung Sate Bandung (Vecteezy.com/Jhon Paul)

Sebelumnya, Gubernur Dedi Mulyadi memiliki keinginan untuk menggeser pusat upacara Hari Kemerdekaan dari Lapangan Gasibu ke halaman depan Gedung Sate. Hal ini disampaikan seusai upacara HUT ke-80 RI, 17 Agustus 2025 lalu.

"Oh iya dan kemudian juga ke depan saya punya rencana, dan berharap ke depan itu upacara kemerdekaan pengen di sini (depan Gedung Sate)," ujar Dedi.

Menurut Dedi, selama ini Lapangan Gasibu dan Gedung Sate seperti terpisah, dan latar belakang kegiatan di Gasibu justru didominasi bangunan komersial di sekitarnya.

"Saya lihat hari ini kok terpisah banget antara Gasibu dan Gedung Satenya misah. Tapi Gedung Satenya tidak menjadi sentral dari upacara. Bahkan begitu bendera di atas berkibar, di samping benderanya Hotel Pullman, itu kan isu penting," katanya.

3. Pemprov Jabar sebelumnya sudah buat gapura candi di Gedung Sate

Gapura Candi, Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Sementara Dedi Mulyadi juga sudah mengganti wajah Gedung Sate, dengan memasang pintu gerbang candi bentar hingga ornamen di dalamnya yang kini kental dengan budaya. Pergantian ini diklaim untuk menonjolkan ke khasan dari Jawa Barat itu sendiri.

Meski begitu, hal tersebut turut menjadi perhatian masyarakat secara umum, berdasarkan pantauan IDN Times di lapangan, tidak hanya pintu gerbang yang diubah, melainkan area lantai parkir yang dahulu berlapis aspal, kini diganti menjadi paving blok yang lebih rapi dan teratur.

Alasan renovasi dengan konsep seperti itu turut dijelaskan oleh Kadiskominfo Jabar, Adi Komar. Ia mengatakan, Gedung Sate bukan hanya pusat Pemerintahan, tapi juga ikon dan destinasi wisata kebanggaan Jawa Barat. Perbaikan dilakukan agar lebih semakin menarik dan nyaman bagi pengunjung.

Menurutnya, konsep perbaikan gerbang Gedung Sate ini memang mengusung kebudayaan Sunda untuk memperkuat identitas lokal Jawa Barat. Oleh karena itu, gerbang berbentuk candi bentar, dan juga ada ornamen yang menonjolkan budaya Jabar.

Adi menuturkan, saat ini proses pembangunan masih berjalan dan belum selesai, namun wujudnya mang sudah nampak secara estetik untuk gapura yang ada di beberapa gerbang pintu masuk kantor Gubernur Jawa Barat ini.

Adapun anggarannya sudah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2025. Adi mengungkapkan jika dana yang dihabiskan untuk revitalisasi pagar dan gapura itu mencapai Rp3,9 miliar.

"Pembangunan ini sudah direncanakan di APBD Perubahan dan sudah dianggarkan kurang lebih Rp3,9 miliar untuk renovasi infrastruktur khususnya gapura," kata Adi, beberapa waktu lalu.

Editorial Team