Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari BSI

5.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari BSI
ilustrasi berbuka puasa (unsplash.com/Naufal Fawwaz Assalam)
Intinya Sih
  • BSI menyalurkan santunan Ramadan kepada 5.000 anak yatim dan dhuafa di berbagai daerah, dengan pusat kegiatan di Aceh Tamiang yang sebelumnya terdampak banjir dan longsor.
  • Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, hadir langsung dalam acara berbagi dan menegaskan pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan bagi anak-anak penerima bantuan.
  • Program BSI Berbagi tahun ini menjangkau delapan kota besar di Indonesia, meningkatkan jumlah penerima manfaat sekitar 20 persen serta menyalurkan wakaf Al-Qur’an ke pesantren.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Suasana Ramadan terasa hangat di halaman Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Aceh, beberapa waktu lalu. Ratusan anak yatim dan dhuafa duduk berbaris menunggu waktu berbuka puasa bersama.

Aroma kanji rumbi, bubur khas Aceh yang identik dengan Ramadan, tercium dari dapur besar yang disiapkan bersama warga setempat. Hidangan itu menjadi bagian dari kegiatan berbagi yang digelar di lokasi tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program santunan yang disalurkan kepada 5.000 anak yatim dan dhuafa di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah kota dan dipusatkan di Aceh Tamiang.

Wilayah ini dipilih sebagai lokasi utama karena menjadi salah satu daerah yang terdampak banjir dan longsor beberapa waktu lalu. Bencana tersebut merusak rumah dan fasilitas umum, serta memengaruhi aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat.

1. Santunan bagi anak yatim di wilayah terdampak bencana

5.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari BSI (Dok. IDN Times)
5.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari BSI (Dok. IDN Times)

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak menerima paket santunan Ramadan yang berisi perlengkapan sekolah serta bantuan untuk mendukung kebutuhan pendidikan mereka.

Direktur Utama BSI sekaligus Pembina BSI Maslahat, Anggoro Eko Cahyo, turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pimpinan BSI dan BSI Maslahat. Mereka bahkan ikut memasak kanji rumbi bersama warga sebagai bagian dari kebersamaan Ramadan.

Menurut Anggoro, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak yang sedang menghadapi tantangan setelah bencana.

“Pendidikan menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberi semangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Sabtu (28/3/2026).

2. Program berbagi yang menjangkau ribuan penerima manfaat

5.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari BSI (Dok. IDN Times)
5.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari BSI (Dok. IDN Times)

Menjelang azan magrib, anak-anak mulai membuka paket makanan berbuka puasa yang telah disiapkan. Suasana kebersamaan terasa ketika mereka berbincang dan menikmati hidangan bersama.

Salah satu peserta kegiatan, Kahfi, mengaku senang dapat mengikuti acara tersebut karena mendapatkan bantuan yang bermanfaat bagi kebutuhan sekolahnya.

“Saya senang ikut acara ini karena dapat perlengkapan sekolah. Terima kasih sudah membantu kami,” kata Kahfi.

Program santunan ini merupakan bagian dari BSI Berbagi, kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan sejak bank syariah tersebut berdiri pada 2021.

3. Penyaluran bantuan sosial di berbagai daerah

5.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari BSI (Dok. IDN Times)
5.000 Anak Yatim Terima Santunan Ramadan dari BSI (Dok. IDN Times)

Tahun ini, penyaluran santunan menjangkau berbagai wilayah operasional, mulai dari Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar hingga Banjarmasin.

Jumlah penerima manfaat mencapai 5.000 anak, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 4.444 penerima.

Selain santunan bagi anak yatim, program ini juga menyalurkan wakaf Al-Qur’an ke berbagai pesantren di Indonesia sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan pendidikan keagamaan.

Melalui berbagai program sosial, BSI dan BSI Maslahat berupaya menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, serta wakaf secara profesional agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim dan keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More