Sebuah Kafe di Cihampelas Walk Kebakaran

- Kebakaran terjadi di dapur restoran Giggle Box Cihampelas Walk Bandung pada Rabu, 13 Mei 2026, diduga akibat kebocoran gas.
- Petugas Diskar PB menerima laporan pukul 10.29 WIB dan segera mengerahkan lebih dari delapan unit pemadam dari Pos Utara dan Mako Pusat.
- Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.00 WIB berkat bantuan hidran Ciwalk serta upaya awal keamanan menggunakan APAR sebelum petugas tiba.
Bandung, IDN Times - Kebakaran melanda area dapur restoran Giggle Box di Cihampelas Walk, Kota Bandung, Rabu 13 Mei 2026. Dugaan sementara, api muncul dipicu kebocoran gas.
Wakil Komandan Peleton (Wadanton) 3 Diskar PB Kota Bandung, Dedy mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 10.29 WIB. Usai menerima laporan, tim pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 10.29 WIB, kemudian berangkat dari Mako pukul 10.30 WIB. Karena lokasi terdekat berada di wilayah Pos Utara, unit dari pos tersebut menjadi yang pertama masuk ke lokasi,” ujarnya, Rabu (12/5/2026).
Dalam proses penanganan, petugas mengerahkan sejumlah armada pemadam ke lokasi kejadian. Satu unit pancar, satu unit tangki, satu unit rescue, serta lebih dari delapan kendaraan pemadam diterjunkan dari Pos Utara dan Mako Pusat.
Saat tiba di lokasi, kobaran api disebut masih terlihat, meski tidak dalam kondisi besar. Namun, asap tebal yang memenuhi area restoran sempat menghambat proses pemadaman sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.00 WIB. “Saat petugas tiba, api masih ada tetapi tidak terlalu besar. Kebetulan di lokasi tersedia hidran Ciwalk sehingga proses pemadaman terbantu dengan suplai air dari hidran tersebut,” katanya.
1. Dugaan sementara ada kebocoran gas di area dapur

Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu adanya kebocoran gas di area dapur restoran. Meski demikian, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan sumber api secara pasti.
Sementara itu, petugas keamanan Ciwalk Rudi Supriadi (44) mengaku pertama kali mengetahui kejadian setelah alarm kebakaran berbunyi di seluruh area pusat perbelanjaan. Mendengar alarm tersebut, ia langsung menghubungi pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran. “Sekitar jam setengah sebelasan dengar kabar ada kebakaran. Karena kalau di Ciwalk alarm langsung berbunyi kalau ada tanda kebakaran,” kata Rudi, Rabu 12 Mei 2026.
Rudi menuturkan, pihak keamanan bersama pengelola pusat perbelanjaan sempat melakukan upaya pemadaman awal sebelum petugas damkar tiba di lokasi. Mereka menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) serta hidran yang tersedia untuk mencegah api meluas.
“Di sini perlengkapan kebakaran alhamdulillah sudah tersedia. Tadi pakai APAR dan ada hidran juga, jadi cepat tertangani dan tidak sampai merembet ke tempat lain,” ujarnya.



















