Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ekosistem Web3 di Kampus Mulai Diperkuat lewat Kolaborasi Industri

Ekosistem Web3 di Kampus Mulai Diperkuat lewat Kolaborasi Industri
ilustrasi blockchain (pexels.com/Morthy Jameson)
Intinya Sih
  • Universitas Kristen Petra bersama IDNFT dan Upbit Indonesia meresmikan Web3 Education Center sebagai ruang belajar teknologi blockchain, kripto, dan kecerdasan buatan bagi mahasiswa serta masyarakat umum.
  • WEC berfungsi sebagai laboratorium inovasi yang memperkuat kolaborasi antara kampus dan industri untuk melahirkan startup berbasis blockchain serta meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda.
  • Meningkatnya minat terhadap teknologi blockchain mendorong kebutuhan talenta digital, dan WEC diharapkan menjadi wadah kolaboratif untuk menciptakan inovator baru dalam ekosistem Web3 Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bandung, IDN Times - Perkembangan teknologi blockchain dan Web3 di Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset digital dan teknologi terdesentralisasi, kebutuhan akan ruang edukasi yang inklusif juga semakin besar.

Hal itu mendorong hadirnya berbagai kolaborasi antara dunia akademik dan industri untuk memperluas literasi digital. Salah satunya melalui peresmian Web3 Education Center (WEC) Blockchain Lab di Universitas Kristen Petra, Surabaya.

Pusat edukasi tersebut merupakan hasil kolaborasi Universitas Kristen Petra dan IDNFT yang turut didukung Upbit Indonesia. Kehadirannya ditujukan sebagai ruang belajar dan eksplorasi teknologi blockchain, Web3, kripto, hingga kecerdasan buatan bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Selain menjadi fasilitas edukasi, WEC juga diharapkan mampu menjembatani kebutuhan industri dengan pengembangan talenta digital di lingkungan kampus. Kehadiran laboratorium ini disebut menjadi langkah awal membangun ekosistem inovasi berbasis blockchain di Indonesia.

1. WEC hadir sebagai ruang belajar teknologi Web3

Ekosistem Web3 di Kampus Mulai Diperkuat lewat Kolaborasi Industri (Dok. Upbit)
Ekosistem Web3 di Kampus Mulai Diperkuat lewat Kolaborasi Industri (Dok. Upbit)

Peresmian WEC berlangsung pada 29 April 2026 di Universitas Kristen Petra, Surabaya. Dalam kegiatan tersebut, berbagai pelaku industri, komunitas Web3, hingga regulator turut hadir untuk berbagi perspektif mengenai perkembangan teknologi digital.

Fasilitas ini dirancang tidak hanya sebagai ruang pembelajaran teori, tetapi juga tempat mahasiswa mengenal praktik industri secara langsung. Mahasiswa nantinya dapat mempelajari teknologi blockchain hingga aset digital dari praktisi dan pelaku industri terkait.

CEO Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menilai generasi muda perlu memiliki kesiapan menghadapi perkembangan teknologi berbasis blockchain yang terus berkembang cepat. “Web3 membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda Indonesia, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai inovator dan pencipta solusi,” ujar Resna, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Senin (12/5/2026).

Melalui dukungan terhadap WEC, Upbit Indonesia juga ingin mendekatkan akses pengetahuan dan peluang industri kepada talenta lokal agar mampu berkembang hingga tingkat global.

2. Kolaborasi industri dan kampus dinilai penting

ilustrasi blockchain (pexels.com/The First)
ilustrasi blockchain (pexels.com/The First)

Selain menjadi pusat edukasi, WEC juga diproyeksikan sebagai laboratorium inovasi untuk mendorong lahirnya startup berbasis blockchain dari lingkungan kampus. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat koneksi antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

Dalam peresmian tersebut juga digelar talk show bertajuk From Community to Global Industry yang menghadirkan pelaku industri kripto, komunitas Web3, hingga perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif.

Resna menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem Web3 yang sehat dan berkelanjutan. “Kami percaya bahwa edukasi adalah fondasi utama dalam menciptakan ekosistem aset digital yang sehat, aman, dan terpercaya,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan terhadap inisiatif edukasi seperti WEC menjadi bagian dari komitmen untuk meningkatkan literasi digital sekaligus mendorong inovasi teknologi di Indonesia.

3. Minat terhadap blockchain terus meningkat

Ekosistem Web3 di Kampus Mulai Diperkuat lewat Kolaborasi Industri (Dok. Upbit)
Ekosistem Web3 di Kampus Mulai Diperkuat lewat Kolaborasi Industri (Dok. Upbit)

Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap teknologi blockchain membuat kebutuhan akan talenta digital juga semakin besar. Kehadiran pusat edukasi seperti WEC dinilai dapat mempercepat pengembangan sumber daya manusia di sektor teknologi baru.

Selain memberikan ruang pembelajaran, WEC diharapkan mampu menjadi tempat kolaborasi bagi mahasiswa, komunitas, dan pelaku industri untuk menciptakan inovasi berbasis Web3 di masa depan.

Resna menyebut penguatan literasi digital perlu dilakukan secara berkelanjutan agar Indonesia mampu bersaing di tengah perkembangan industri global. “Upbit Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung dan berkolaborasi untuk berbagai inisiatif yang dapat meningkatkan literasi serta mendorong inovasi di bidang ini,” ujarnya.

Dengan dukungan industri dan dunia akademik, pengembangan ekosistem blockchain di Indonesia diharapkan tidak hanya menciptakan pengguna teknologi, tetapi juga melahirkan inovator baru yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More