Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
2,35 Juta Nasabah Mekaar Beralih ke Keuangan Formal
ilustrasi rincian pembiayaan (unsplash.com/Amina Atar)
  • Program Mekaar dari PNM berhasil memberdayakan 23,3 juta perempuan pengusaha ultra mikro melalui pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha serta akses keuangan formal.
  • Hasil penelitian menunjukkan pendapatan nasabah naik rata-rata Rp875.738 per bulan dan indeks kemampuan usaha meningkat 28,73 persen setelah mengikuti program pemberdayaan Mekaar.
  • Sebanyak 2,35 juta nasabah Mekaar telah beralih ke layanan keuangan formal, menandakan kombinasi pembiayaan dan pendampingan efektif membantu pelaku usaha ultra mikro naik kelas secara berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Program pemberdayaan dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong pelaku usaha ultra mikro berkembang. Tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, nasabah juga mendapatkan pendampingan dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas usahanya.

Pendekatan tersebut diterapkan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang menyasar perempuan pengusaha ultra mikro dari kelompok prasejahtera.

Hingga kini, PNM mencatat telah melayani 23,3 juta nasabah yang sebelumnya memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan keuangan formal. Program tersebut disebut memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan, kemampuan mengelola usaha, hingga akses ke layanan keuangan yang lebih luas.

Sejumlah hasil penelitian juga menunjukkan adanya perubahan kondisi ekonomi para nasabah setelah mengikuti program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.

1. Penelitian mencatat peningkatan pendapatan nasabah

Karyawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terlibat aktif memerangi fenomena fast moving fashion melalui aksi decluttering yang dikemas dalam program RE3: Reused, Re-love, Re-style. (dok. PNM)

Berdasarkan hasil penelitian INDEKSTAT pada 2025, pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat rata-rata Rp875.738 per bulan setelah mengikuti program tersebut.

Selain itu, indeks kemampuan pengembangan usaha juga naik sebesar 28,73 persen, dari kategori rendah menjadi kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan kapasitas usaha yang dijalankan para nasabah.

Temuan lain dari penelitian LPEM menyebutkan bahwa program Mekaar turut mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga hingga Rp7,13 triliun sampai 2025.

"PNM membantu bukan saja dalam hal pembiayaan usaha, tapi juga mendampingi nasabah dalam bentuk pelatihan, literasi keuangan, literasi usaha, dan capacity building. Kami ingin memastikan bahwa setiap nasabah mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mencapai kemakmuran keluarga, dan akhirnya mampu naik kelas. Hal inilah yang kami sebut sebagai memberikan modal finansial, sosial, dan intelektual," ujar Direktur Utama PNM, Kindaris, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Rabu (2/7/2026).

Menurutnya, pemberdayaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari layanan pembiayaan yang diberikan kepada nasabah.

2. Pendampingan jadi pembeda program Mekaar

PNM menghadirkan Sudut Literasi di berbagai wilayah seperti Banyuwangi sebagai ruang baca fisik untuk anak-anak di pesisir. (Dok. PNM)

PNM menilai keberhasilan program tidak hanya diukur dari penyaluran pembiayaan, tetapi juga dari kemampuan nasabah dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Karena itu, perusahaan melengkapi akses modal dengan berbagai program pendampingan, mulai dari pelatihan usaha, literasi keuangan, hingga penguatan kapasitas wirausaha.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri para perempuan pengusaha ultra mikro untuk mengembangkan usaha sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap nasabah mendapatkan kesempatan untuk berkembang, mencapai kemakmuran keluarga, dan akhirnya mampu naik kelas," kata Kindaris.

PNM menyebut kombinasi pembiayaan dan pemberdayaan menjadi karakteristik utama program Mekaar dibandingkan layanan pembiayaan lainnya.

3. Jutaan nasabah disebut berhasil naik kelas

ilustrasi pembiayaan berkelanjutan (freepik.com)

Selain peningkatan pendapatan, penelitian LPEM juga mencatat sebanyak 2,35 juta nasabah Mekaar telah berhasil beralih ke layanan keuangan formal yang lebih tinggi.

Capaian tersebut dinilai menunjukkan bahwa akses pembiayaan yang disertai pendampingan mampu membantu pelaku usaha ultra mikro meningkatkan kapasitas usahanya secara bertahap.

PNM berharap pendekatan pemberdayaan yang dijalankan dapat terus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan yang menjadi pelaku usaha ultra mikro di berbagai daerah.

"PNM membantu bukan saja dalam hal pembiayaan usaha, tapi juga mendampingi nasabah dalam bentuk pelatihan, literasi keuangan, literasi usaha, dan capacity building," ujar Kindaris.

Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berharap semakin banyak nasabah yang mampu mengembangkan usaha, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta memperoleh akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan formal.

Curated For You

Editorial Team

Related Article